Tuesday, 10 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Lima Belas Tahun Mengabdi di Arab Saudi, Pekerja Migran Asal Banyuwangi Dipulangkan dalam Kondisi Stroke

-

00.02 9 February 2026 46

Lima Belas Tahun Mengabdi di Arab Saudi, Pekerja Migran Asal Banyuwangi Dipulangkan dalam Kondisi Stroke, (7/2/2026).

Tangerang, KP2MI (7/2) – Setelah 15 tahun bekerja di Arab Saudi, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Ponimah, akhirnya dipulangkan ke Tanah Air dalam kondisi memprihatinkan. Ponimah tiba di Indonesia dengan kondisi lumpuh akibat serangan stroke dan kesulitan berbicara.

Pemulangan Ponimah difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten melalui Petugas Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (7/2/2026).

Setibanya di Terminal 3 Internasional sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan penerbangan Saudia Airlines SV816, Ponimah langsung mendapat penanganan dari tim medis dan petugas lapangan BP3MI Banten. Mengingat kondisi fisiknya yang mengalami kelumpuhan pada bagian tubuh sebelah kanan serta gangguan bicara, petugas memastikan seluruh proses transit hingga pemulangan ke daerah asal berlangsung aman dan nyaman.

Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh ketika majikan Ponimah datang mengurus paspor tanpa kehadiran yang bersangkutan. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa Ponimah tengah menderita sakit serius. KBRI Riyadh kemudian memastikan Ponimah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat sebelum proses pemulangan dilakukan.

Selain itu, KBRI Riyadh juga memastikan seluruh hak Ponimah selama bekerja selama 15 tahun di Arab Saudi dipenuhi oleh pihak majikan, sebagai bagian dari upaya perlindungan negara terhadap pekerja migran.

Kepala BP3MI Banten, Budi Novijanto, menyampaikan keprihatinannya sekaligus menegaskan komitmen negara dalam mengawal kepulangan pekerja migran Indonesia yang mengalami sakit.

“Melalui Pos Pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta, kami telah berkoordinasi dengan tim medis dan pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Ibu Ponimah. Fokus utama kami adalah memastikan kepulangan beliau ke Banyuwangi didampingi fasilitas yang memadai agar kondisi kesehatannya tetap stabil. Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan melayani pekerja migran hingga kembali ke tengah keluarga,” ujar Budi.

Saat ini, BP3MI Banten tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Jawa Timur guna proses serah terima serta penanganan medis lanjutan bagi Ponimah setibanya di kampung halaman, **(Humas/BP3MI Banten).