BP3MI Sumatera Barat Gelar Seleksi Peserta Pelatihan Bahasa Jepang SIPERANTAU Batch I, Diikuti 19 Peserta Calon Careworker
-
BP3MI Sumatera Barat gelar Pelatihan Bahasa Jepang Program SIPERANTAU Batch I, Senin (23/2/2026).
Padang, KemenP2MI (24/2) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan seleksi dan wawancara calon peserta Pelatihan Bahasa Jepang Program Sinergi Persiapan Bekerja Luar Negeri melalui Pelatihan Bahasa dan Budaya (SIPERANTAU) Batch I Tahun 2026, bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, pada Senin (23/2/2026).
Kegiatan seleksi ini diikuti oleh 19 orang calon peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Sebanyak 13 peserta merupakan lulusan jurusan keperawatan, 5 peserta berasal dari jurusan nonkeperawatan yang telah memiliki sertifikat careworker, serta 1 peserta nonkeperawatan yang belum memiliki sertifikat careworker. Seleksi dilakukan untuk menjaring peserta terbaik yang akan mengikuti pelatihan sebagai bagian dari persiapan penempatan kerja ke Jepang melalui skema Government to Government (G to G) Jepang.
Dari hasil seleksi dan wawancara tersebut, peserta akan diranking untuk menentukan 16 orang yang dinyatakan lulus seleksi dan berhak mengikuti pelatihan, serta 3 orang lainnya ditetapkan sebagai peserta cadangan. Pelatihan Bahasa Jepang Batch I direncanakan akan dimulai pada 2 Maret 2026 hingga pertengahan Mei 2026.
Sementara itu, pelaksanaan Pelatihan Bahasa Jepang SIPERANTAU Batch II dijadwalkan akan dimulai pada 1 April 2026, dengan menyesuaikan Program Vokasi Nasional yang diselenggarakan oleh BPVP Padang.
Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan BP3MI Sumatera Barat melalui SIPERANTAU, yang secara berkelanjutan terus dikembangkan sebagai upaya peningkatan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia. Program ini berfokus pada penguatan kemampuan bahasa dan pemahaman budaya negara tujuan agar calon Pekerja Migran Indonesia lebih siap, berdaya saing, dan terlindungi dalam bekerja ke luar negeri.
Kepala BP3MI Sumatera Barat, Jupriyadi, menyampaikan bahwa Program SIPERANTAU merupakan salah satu program strategis dalam meningkatkan kompetensi, kualitas dan daya saing calon Pekerja Migran Indonesia sebelum bekerja ke luar negeri.
“Melalui Program SIPERANTAU, kami berupaya memastikan CPMI tidak hanya memiliki kemampuan bahasa, tetapi juga pemahaman budaya kerja negara tujuan. Ini penting agar CPMI lebih siap, profesional, dan terlindungi saat bekerja di luar negeri, khususnya melalui skema G to G Jepang,” ujar Jupriyadi.
Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi program pelatihan, BP3MI Sumatera Barat berkomitmen untuk mendukung penempatan pekerja migran yang profesional, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
BP3MI Sumatera Barat terus berupaya untuk menghadirkan program pelatihan calon Pekerja Migran Indonesia khususnya yang ada di Sumatera Barat yang berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan pasar kerja internasional, sebagai bagian dari upaya menciptakan Pekerja Migran Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.** (Humas/BP3MI Sumbar)