Thursday, 21 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

-

00.05 21 May 2026 28

Menteri Mukhtarudin melakukan kunjungan kerja luar biasa ke Sanggar Bimbingan (SB) Sungai Mulia 5, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/5/2026).

Kuala Lumpur, KP2MI (21/5) - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja luar biasa ke Sanggar Bimbingan (SB) Sungai Mulia 5, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/5/2026).

Kunjungan ini menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan hak pendidikan dan penguatan nasionalisme bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia  yang lahir dan tumbuh di negara penempatan.

Dalam kunjungan strategis tersebut, Menteri Mukhtarudin didampingi oleh Direktur Penempatan KP2MI, Ahnas, serta Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto.

Hadir pula menyambut rombongan, Perwakilan Pengelola Sanggar Bimbingan, Mimin Mintarsih, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur, R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, serta Atase Ketenegakerjaan KBRI Kuala Lumpur.

Menteri P2MI, Mukhtarudin, mengungkapkan rasa bangga dan harunya saat menyaksikan langsung semangat nasionalisme yang tertanam kuat di dalam diri anak-anak Pekerja Migran Indonesia meski mereka berada jauh dari tanah air. Hal ini tercermin dari lagu Mars Sanggar yang dinyanyikan oleh para siswa-siswi dengan lantang.

"Anak-anak ini, walaupun lahir di sini, besar di sini, dan sekolah di sini, tetapi mereka selalu mencintai Indonesia. Saya mendengar tadi dalam nyanyian Mars Sanggar, ada kalimat Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Ini luar biasa," ujar Mukhtarudin penuh apresiasi.

Menteri Mukhtarudin menekankan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengetahuan dan pendidikan adalah modal mutlak yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda ini. Beliau memotivasi para siswa untuk berani bermimpi besar demi masa depan bangsa.

"Semangat bahwa anak-anak adalah generasi bangsa harus terus dijaga. Kita harus menggantungkan cita-cita setinggi langit. Mereka adalah pewaris masa depan bangsa Indonesia untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 yang akan datang. Ini adalah bagian dari persiapan matang generasi penerus bangsa," beber Menteri Mukhtarudin.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Pengelola Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Mimin Mintarsih, menyampaikan rasa syukur dan haru atas kunjungan perdana pejabat setingkat menteri ke fasilitas pendidikan informal tersebut.

"Baru pertama kali ini kami dihadiri langsung oleh Bapak Menteri Mukhtarudin. Suatu kebahagiaan dan kehormatan besar bagi kami di Sanggar Bimbingan ini. Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak KBRI yang terus membela dan memperjuangkan anak-anak bangsa kita, anak-anak Pekerja Migran Indonesia. Mereka ini, yang berasal dari berbagai macam suku di Indonesia, adalah calon pencetak Indonesia Emas 2045," tutur Mimin.

Senada dengan hal tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, memastikan bahwa pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran di Malaysia akan terus menjadi prioritas utama demi menyelamatkan masa depan mereka.

"Alhamdulillah, anak-anak Pekerja Migran ini kita pastikan agar mereka semua dididik dengan baik. Kita berkomitmen melahirkan anak-anak yang berpendidikan, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa," pungkas Romadhoni.

Kunjungan ini diakhiri dengan dialog interaktif antara Menteri P2MI bersama para guru pengajar dan siswa-siswi Sanggar Bimbingan, yang mempertegas sinergi lintas kementerian dan perwakilan RI di luar negeri dalam melindungi sekaligus memberdayakan komunitas Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.**