BP3MI Kalbar Perkuat Sinergi Bersama Stakeholder dalam Mewujudkan Gerakan Nasional Migran Aman di Kalimantan Barat
-
BP3MI Kalbar Perkuat Sinergi Bersama Stakeholder dalam Mewujudkan Gerakan Nasional Migran Aman di Kalimantan Barat
Pontianak, KemenP2MI (20/5) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Penyaksian Bersama Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman sebagai bagian dari upaya memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui peningkatan kesadaran publik, edukasi, koordinasi, serta sinergi lintas sektor.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor BP3MI Kalimantan Barat ini menjadi momentum strategis dalam mendorong keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan publik, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kepala BP3MI Kalimantan Barat, Kombes Pol. Ahmad Fadlin, menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman merupakan langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan penempatan pekerja migran nonprosedural sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya migrasi aman.
“Melalui Gerakan Nasional Migran Aman, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pelindungan pekerja migran dimulai sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga kembali ke daerah asal. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama,” ujar Ahmad Fadlin.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai instansi dan lembaga, antara lain Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Lumban Manihuruk; Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Utin Rizanti; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, Hendra Bachtiar; Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kalimantan Barat, Wahidah; Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Alex Rombonang; Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Ariyal Zam; Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Lanang Dwi Kurniawan; Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Wilayah Kerja Kalimantan Barat, Kristiana Meinalita Samosir; Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum PPA dan PPO Polda Kalimantan Barat, Kompol Iwan Setiawan; Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak, Huriansyah; Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kubu Raya, Sri Wijiastuti; Kepala Imigrasi Kelas I Pontianak, Sam Fernando; Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Julianto; serta Perwakilan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Kalimantan Barat.
Melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Migran Aman yang dilaksanakan secara nasional, serentak, dan terintegrasi, diharapkan dapat tercipta sistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang semakin kuat, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan legal.
BP3MI Kalimantan Barat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung terwujudnya migrasi aman demi melindungi martabat, hak, dan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya, khususnya di wilayah Kalimantan Barat. ** (Humas/Kalimantan Barat)