BP3MI Bali Gelar Diseminasi Informasi Penguatan Lembaga Vokasi dan Penyiapan Pekerja Migran Indonesia
-
BP3MI Bali melaksanakan kegiatan Diseminasi Informasi melalui webinar Zoom, Selasa (5/5/2026)
Denpasar, KP2MI (5/5) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Bali (BP3MI) Bali melaksanakan kegiatan Diseminasi Informasi melalui webinar Zoom bertajuk “Penguatan Lembaga Vokasi dan Penyiapan Pekerja Migran Indonesia” pada Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BP3MI Bali, Muhammad Iqbal. Dalam sambutannya, Iqbal menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam menyiapkan calon Pekerja Migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing. Iqbal juga mendorong penguatan peran lembaga vokasi sebagai garda terdepan dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bekerja di luar negeri.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan Dinas Tenaga Kerja se-Provinsi Bali, Balai Latihan Kerja, Lembaga Pelatihan Kerja/Balai Diklat, hingga perguruan tinggi di seluruh Bali. Diseminasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas lembaga vokasi dalam menyiapkan calon pekerja migran indonesia yang kompeten dan siap kerja.
Pelaksanaan kegiatan turut berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara dan Papua. Webinar ini juga menghadirkan Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia KP2MI, Abri Danar Prabawa, serta Deputi Operasional Kanal Layanan Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Ahmad Chandra sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Danar menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga vokasi di Provinsi Bali yang selama ini telah berperan aktif dalam menyiapkan calon pekerja migran yang berkualitas. Danar juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antar lembaga.
“Kolaborasi antar lembaga vokasi menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia. Kami mengapresiasi peran aktif seluruh lembaga vokasi di Bali yang hingga saat ini terus berkontribusi dalam mencetak SDM yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di pasar kerja global,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian agenda yang interaktif, mulai dari pre-test, pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga post-test. Selain itu, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta terbaik sebagai bentuk motivasi dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi yang disampaikan.
Kegiatan diseminasi informasi ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Materi yang disampaikan dinilai relevan dalam mendukung penguatan sistem vokasi serta kesiapan calon pekerja migran indonesia agar lebih kompetitif di pasar kerja internasional.
Sebagai tindak lanjut, BP3MI Bali berencana untuk melaksanakan webinar lanjutan yang akan membahas lebih mendalam terkait penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola penempatan pekerja migran indonesia secara menyeluruh. ** (Humas/BP3MI Bali)