Monday, 27 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

Pulang Membangun Desa: BP3MI Banten Dukung Inovasi Ekonomi PMI Purna di Kota Serang

-

00.04 27 April 2026 22

Pulang Membangun Desa: BP3MI Banten Dukung Inovasi Ekonomi PMI Purna di Kota Serang

Serang, KP2MI (27/4) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten melakukan kunjungan kerja strategis ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat (24/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mematangkan rencana program ketahanan ekonomi bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia Purna melalui kolaborasi pemberdayaan berbasis komunitas.

Midah Dahmalia, seorang Pekerja Migran Indonesia Purna yang kini sukses menjadi mitra pengelola SPPG Cigoong, menjadi sosok sentral dalam inisiatif ini. Tidak sekadar menjalankan operasional dapur, Midah berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar termasuk pekerja migran Indonesia Purna di wilayahnya untuk terlibat aktif, baik sebagai relawan, tenaga kerja, maupun pemasok bahan baku.

Dalam praktik operasionalnya, SPPG Cigoong telah menerapkan sistem rantai pasok inklusif. Produk-produk hasil usaha Pekerja Migran Indonesia Purna, mulai dari sayur-mayur segar hingga produk olahan, diserap sebagai bahan baku dapur SPPG. Hal ini menciptakan peluang pasar yang nyata bagi para purna migran yang tengah merintis usaha di kampung halaman.

Midah Dahmalia menjelaskan bahwa keterlibatan rekan-rekan Pekerja Migran Indonesia Purna adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan ekonomi keluarga mereka.

“Kami ingin membuktikan bahwa setelah kembali dari luar negeri, Pekerja Migran Indonesia Purna bisa mandiri dan berdaya di tanah kelahirannya sendiri. Di SPPG Cigoong, kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi rekan-rekan untuk menyuplai hasil tanam atau produk olahan mereka, asalkan memenuhi standar kualitas. Ini adalah upaya kita bersama untuk saling menguatkan ekonomi keluarga," ujar Midah.

BP3MI Banten memberikan apresiasi tinggi terhadap model kolaborasi yang dijalankan di SPPG Cigoong. Program ini dinilai selaras dengan misi pemerintah dalam memberikan pelindungan berkelanjutan bagi Pekerja Migran Indonesia, yang mencakup aspek ekonomi dan sosial setelah masa kontrak kerja di luar negeri berakhir.

Perwakilan dari BP3MI Banten, Theresia Evy Lonita, menekankan pentingnya replikasi model pemberdayaan seperti ini di wilayah lain.

“Kunjungan kami hari ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap integrasi program ketahanan ekonomi. Apa yang dilakukan Ibu Midah di SPPG Cigoong merupakan contoh nyata bagaimana skema kemitraan dapat menyerap potensi lokal secara maksimal. Kami dari BP3MI Banten berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong agar ekosistem seperti ini semakin luas, sehingga Pekerja Migran Indonesia Purna tidak hanya sekadar kembali, tapi juga menjadi penggerak ekonomi di daerahnya," tegas Theresia.

Dengan adanya sinergi antara instansi pemerintah dan mitra penggerak seperti SPPG Cigoong, diharapkan tercipta ketahanan ekonomi yang kokoh bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia Purna, sekaligus mendukung program nasional pemenuhan gizi masyarakat melalui produk-produk lokal berkualitas. **(Humas/BP3MI Banten)