Permudah Akses Penempatan Buruh Migrant Sektor Formal
Menurut Moh Jumhur Hidayat dalam sistem perekonomian global kita dipaksa untuk membuka pasar domestik dengan isu perdagangan bebas kami sangat mendukung itu. Dan sebaliknya negara-negara maju membuka pasar buruh migrant kita.
”Buruh migrant di negara berkembang khususnya Indonesia itu sangat kompetitif ketika bekerja dinegara-negara maju tersebut. Namun, selama ini akses tersebut tertutup bagi tenaga kerja sector formal, dan hampir semua negara maju enggan menerima tenaga kerja yang formal, mereka hanya mau menerima pekerja rumah tangga, dengan alasan untuk menjaga keseimbangan tenaga kerja didalam negeri mereka,” ujarnya.
Sebaliknya dengan adanya perdagangan bebas, jelas Jumhur, negara kita juga akan terganggu baik sector industri maupun tenaga kerja kita yang tidak terserap karena adanya pasar barang produksi luar negeri. ”Dan kita juga dapat beralasan seperti itu jika mereka tidak mau membuka peluang bagi pekerja migrant kita,” tegasnya.
“Hanya dengan system liberalisasi buruh migrant, new global economic equilibrium dapat tercipta, tambahnya.(Humas BNP2TKI/SD)