Wednesday, 4 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, BP3MI Sultra–Universitas Halu Oleo Gagas Pembentukan Migran Center

-

00.01 27 January 2026 64

Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, BP3MI Sultra–Universitas Halu Oleo Gagas Pembentukan Migran Center, (27/01/2026)

Kendari, KemenP2MI (27/1) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperluas jangkauan literasi migrasi aman bagi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi strategis bersama Universitas Halu Oleo (UHO) dalam rangka menggagas pembentukan Migran Center di lingkungan kampus.

Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Rektorat Universitas Halu Oleo, Kendari, Senin (26/1/2026), sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam pelindungan dan penyiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo, Herman, menyambut baik rencana pembentukan Migran Center dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, keberadaan Migran Center di kampus akan membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni UHO untuk berkarier di tingkat global secara aman dan terjamin.

“Banyak lulusan kami memiliki potensi besar untuk berkarier di kancah Internasional. Kehadiran Migran Center di kampus bukan sekadar pusat informasi, tetapi juga menjadi jembatan bagi alumni UHO dalam meraih peluang kerja Internasional dengan jaminan pelindungan negara yang maksimal,” ujar Herman.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, menegaskan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan langkah krusial. Ia menilai masih banyak CPMI yang terjebak iming-iming calo akibat minimnya akses terhadap informasi yang valid dan resmi.

“Dengan adanya Migran Center di UHO, pelayanan dan edukasi dapat lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin setiap warga Sultra yang berminat bekerja ke luar negeri berangkat melalui skema yang jelas, aman, dan terlindungi sejak dari kampung halaman,” tegasnya.

Kerja sama antara BP3MI Sultra dan Universitas Halu Oleo akan diawali dengan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara UHO dan KemenP2MI. Kesepakatan tersebut selanjutnya akan diturunkan ke dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bersifat teknis, termasuk poin strategis terkait pembentukan Migran Center serta program pelindungan dan pengembangan Pekerja Migran Indonesia.

Melalui inisiatif ini, BP3MI Sultra berharap Migran Center UHO dapat menjadi simpul edukasi, pendampingan, dan pelindungan bagi calon pekerja migran, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja global, **(Humas/BP3MI Sultra)