KemenP2MI Tinjau Helpdesk dan Lounge Pekerja Migran Indonesia di Pelabuhan Batam, Pastikan Kesiagaan Pengawasan di Perbatasan
-
KP2MI tinjau helpdesk dan lounge Pekerja Migran Indonesia di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam, Jumat (20/2/2026).
Batam, KemenP2MI (22/2) - Direktorat Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melakukan peninjauan langsung fasilitas helpdesk dan lounge Pekerja Migran Indonesia di wilayah Batam, Kepulauan Riau, Jumat (20/2/2026).
Pelabuhan Internasional Batam Center di Teluk Tering, Kota Batam, menjadi lokasi pertama yang ditinjau oleh Direktur Kepulangan dan Rehabilitasi, Seriulina Br Tarigan, didampingi oleh Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau, Imam Riyadi.
Seriulina memastikan satuan petugas pelindungan Pekerja Migran Indonesia sigap dan siaga dalam melayani dan memberi informasi untuk pekerja migran. Selain itu, ia juga meninjau fasilitas lounge Pekerja Migran Indonesia yang berlokasi di area pelabuhan.
Seperti diketahui, wilayah Batam merupakan pintu masuk internasional untuk keluar dan masuk dari beberapa negara. Oleh karena itu, Seriulina berharap petugas P4MI Batam dapat meningkatkan kesiagaan dalam pengawasan di perbatasan, dengan mendeteksi keberangkatan Pekerja Migran Indonesia nonprosedural di wilayahnya, mengingat wilayah Batam sebagai pintu masuk internasional.
Dalam hal pengawasan di lapangan, petugas helpdesk dapat mengakses rekaman kamera CCTV yang diletakkan di pintu keberangkatan pelabuhan. Selanjutnya, Seriulina juga meninjau langsung layanan helpdesk di Terminal Feri Harbour Bay yang berlokasi dekat dengan pusat Kota Batam.
Tak berbeda dari lokasi pertama, layanan helpdesk di Harbour Bay juga dilengkapi akses kamera CCTV guna memantau keberangkatan warga Indonesia yang hendak ke luar negeri secara real time.
"Batam merupakan salah satu pintu perbatasan tersibuk. Kami ingin memastikan setiap pekerja migran yang melintas merasa aman dan terlayani dengan baik. Pengawasan harus berjalan sesuai standar operasional prosedur, terlebih mendekati Idulfitri yang diperkirakan akan terjadi lonjakan keberangkatan dan kepulangan," ucap Seriulina.
Kegiatan ditutup dengan pembinaan pegawai oleh Seriulina di Kantor P4MI Batam. Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Kemen2MI, Riswan, dan Inspektur I KemenP2MI, Jefri Yanus Endolemba Torunde, bersama jajarannya.
Diberitakan sebelumnya pada Kamis (19/2/2026), Seriulina dan rombongan melakukan peninjauan langsung bersama fasilitas shelter yang ada di Kantor P4MI Batam. Ia memeriksa beberapa titik krusial di lokasi penampungan sementara untuk Pekerja Migran Indonesia ini, utamanya berkaitan dengan kebersihan dan kelayakan shelter.
Seriulina berharap KemenP2MI dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberikan tempat singgah sementara secara layak dan lebih manusiawi.
"Hal ini kami harapkan dapat memberi rasa aman bagi pekerja migran, baik yang akan berangkat maupun pulang dari luar negeri melalui wilayah Batam," pungkasnya.** (Humas/ty)