Friday, 13 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Hadiri Capping Ceremony, BP3MI Sulteng Tekankan Prosedur Aman Kerja ke Luar Negeri bagi Mahasiswa Keperawatan

-

00.02 12 February 2026 17

BP3MI Sulawesi Tengah hadiri Capping and Candle Lighting Ceremony Program Studi Diploma Tiga Keperawatan STIKES Bala Keselamatan Palu di Hotel Best We

Palu, KemenP2MI (12/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah menghadiri undangan kegiatan Capping and Candle Lighting Ceremony Program Studi Diploma Tiga Keperawatan STIKES Bala Keselamatan Palu yang diselenggarakan di Hotel Best Western, Palu, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan momen sakral bagi mahasiswa keperawatan sebagai simbol kesiapan memasuki tahap praktik klinik serta penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Prosesi penyematan cap dan penyalaan lilin menjadi lambang dedikasi, kepedulian, serta tanggung jawab moral calon perawat dalam menjalankan tugasnya.

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya kesiapan kompetensi serta legalitas bagi tenaga kesehatan yang ingin berkarier di luar negeri.

“Momentum Capping and Candle Lighting Ceremony ini bukan hanya seremoni akademik, tetapi juga peneguhan komitmen profesional. Kami di BP3MI Sulawesi Tengah siap mendukung lulusan keperawatan yang ingin mengembangkan karier di luar negeri melalui jalur yang prosedural, aman, dan terlindungi sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Mustaqim.

Ia juga menambahkan bahwa peluang kerja bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat, di berbagai negara masih terbuka luas.

“Calon pekerja migran harus memastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara resmi untuk menjamin perlindungan hak dan keselamatan kerja,” jelasnya.

Kehadiran BP3MI Sulawesi Tengah dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sekaligus membuka wawasan mahasiswa terkait peluang kerja di luar negeri. Sektor keperawatan merupakan salah satu bidang yang memiliki peluang besar untuk bekerja di luar negeri sehingga perlu disiapkan sejak dini, baik dari aspek kompetensi, pemahaman prosedur penempatan, maupun pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

BP3MI Sulawesi Tengah berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara BP3MI Sulawesi Tengah dan institusi pendidikan keperawatan dalam mendukung penyiapan calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang profesional, berdaya saing internasional, serta memiliki pemahaman yang baik mengenai mekanisme penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.**(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)