Monday, 16 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

Dukung Program Presiden SMK Go Global, BP3MI Sumatera Barat Teken PKS dengan Tujuh SMK

-

00.03 12 March 2026 48

Dukung Program Presiden SMK Go Global, BP3MI Sumatera Barat Teken PKS dengan Tujuh SMK.

Padang, KP2MI (12/03/2026) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Barat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Aula BP3MI Sumbar, pada tanggal 11–12 Maret 2026.

Kerja sama ini bertujuan memperluas peluang kerja bagi lulusan SMK, sekaligus mencegah meningkatnya angka pengangguran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden SMK Go Global, yang membuka akses bagi lulusan SMK untuk bekerja di pasar kerja internasional secara legal, aman, dan profesional.

Penandatanganan PKS diawali dengan dua sekolah, yaitu SMK Negeri 3 Pariaman yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Alza Syofyan Andri, serta SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping oleh Kepala Sekolah, Ratnawilis, pada Rabu (11/3).

Selanjutnya BP3MI Sumatera Barat kembali menandatangani PKS dengan lima sekolah vokasi lainnya, yaitu SMK Negeri 1 Baso yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Yetri; SMK Negeri 1 Palembayan oleh Kepala Sekolah, Ahmad Ridha Al Ansari; SMK Negeri 1 Sungai Limau oleh Kepala Sekolah, Surajiyo yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah; SMK Negeri 2 Pariaman oleh Kepala Sekolah, Indra Jasman; serta SMK Negeri 1 Rao Selatan oleh Kepala Sekolah, Fahrurozi.

Kepala BP3MI Sumatera Barat, Jupriyadi, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK agar mampu bersaing di pasar kerja global.

“Perjanjian kerja sama ini menjadi jembatan kolaborasi dalam menyiapkan lulusan SMK melalui fasilitasi peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Selain itu, kerja sama ini juga memberikan edukasi kepada siswa dan lulusan mengenai peluang kerja di luar negeri serta prosedur penempatan Pekerja Migran Indonesia yang aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Jupriyadi.

Ruang lingkup kerja sama ini, lanjut Jupriyadi, meliputi berbagai kegiatan strategis, antara lain sosialisasi peluang kerja luar negeri, pemetaan data profil siswa dan lulusan, pelatihan berbasis kompetensi seperti bahasa asing dan keterampilan teknis, fasilitasi sertifikasi, serta pendampingan proses seleksi melalui skema Government to Government (G to G) maupun skema resmi lainnya.

Dalam kerja sama yang berlaku selama tiga tahun ini, pihak sekolah berkomitmen menyiapkan data lulusan yang berminat bekerja di luar negeri serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung kegiatan. Sementara itu, BP3MI Sumatera Barat akan menyediakan informasi peluang kerja secara berkala, menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan, serta memfasilitasi tahapan seleksi hingga proses penempatan bagi calon pekerja migran.

“Melalui sinergi ini diharapkan lulusan SMK di Sumatera Barat memiliki kesiapan kompetensi serta akses yang lebih luas terhadap peluang kerja di luar negeri secara legal, aman, dan terarah. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi program Presiden Prabowo Subianto SMK Go Global dalam meningkatkan daya saing lulusan pendidikan vokasi Indonesia di pasar kerja internasional,” jelas Jupriyadi.  ** (Humas/BP3MISumbar)