Saturday, 28 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sultra Gandeng Disdik dan Disnaker Bau-Bau, Perluas Akses Kerja Luar Negeri bagi Lulusan SMK

-

00.02 27 February 2026 47

BP3MI Sultra Gandeng Disdik dan Disnaker Bau-Bau, Perluas Akses Kerja Luar Negeri bagi Lulusan SMK, (27/02/2026).

Bau-Bau, KemenP2MI (27/02) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sulawesi Tenggara (BP3MI Sultra) menggandeng Kantor Cabang Dinas Pendidikan. Wilayah Kota Bau-Bau dan Buton Selatan serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bau-Bau dalam sosialisasi peluang kerja luar negeri bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kegiatan yang digelar di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Bau-Bau dan Buton Selatan pada Rabu (27/2/2026) ini diikuti oleh 50 siswa-siswi dari sejumlah SMKN/SMKS di wilayah tersebut. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait prosedur, peluang kerja sektor formal di luar negeri, serta pentingnya penempatan yang legal dan terlindungi.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Bau-Bau, Mastuti, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, informasi yang komprehensif mengenai peluang kerja luar negeri sangat penting untuk memperluas wawasan siswa, khususnya dalam mempersiapkan diri memasuki pasar kerja global secara aman dan sesuai regulasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah awal penguatan sinergi melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan satuan pendidikan. Kerja sama tersebut diharapkan memastikan lulusan SMK di wilayah Buton dan Bau-Bau memperoleh akses informasi, pendampingan, serta pelindungan maksimal dalam proses penempatan sebagai Pekerja Migran Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan para lulusan SMK memiliki jalur resmi dan terlindungi untuk bekerja di luar negeri, sekaligus meminimalkan risiko penempatan nonprosedural,” ujarnya.

Selain itu, BP3MI Sultra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bau-Bau atas dukungan penyediaan ruang layanan bagi BP3MI. Kehadiran kantor pelayanan tersebut diharapkan mempermudah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dalam mengakses informasi, konsultasi, hingga pengurusan administrasi secara lebih cepat dan terintegrasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bau-Bau, Siti Amalia, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan layanan pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Menurutnya, dukungan Wali Kota Bau-Bau dalam penyediaan gedung kantor bagi BP3MI Sulawesi Tenggara merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.

“Dengan hadirnya kantor pelayanan BP3MI di Bau-Bau, proses administrasi dan layanan bagi CPMI maupun Pekerja Migran Indonesia asal Kota Bau-Bau dan sekitarnya akan semakin mudah dan efektif,” katanya.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penandatanganan PKS antara BP3MI Sulawesi Tenggara dengan tiga sekolah, yakni SMKN 1 Buton, SMKN 4 Buton, dan SMKN 8 Buton. Melalui kerja sama ini, lulusan SMK di wilayah Buton dan Bau-Bau diharapkan dapat terserap secara optimal pada sektor formal di luar negeri dengan prosedur yang legal, aman, dan terlindungi, **(Humas BP3MI/Sulawesi Tenggara).