Wednesday, 4 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi dengan SMKS Alkhairat Palu dalam Verifikasi Demand Program SMK Go Global

-

00.03 3 March 2026 28

BP3MI Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi dengan SMKS Alkhairat Palu dalam Verifikasi Demand Program SMK Go Global

Palu, P2MI (03/03) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah melalui Tim Penempatan melaksanakan kunjungan kerja ke SMKS Alkhairat, Palu pada Selasa (03/03/2026). Kunjungan tersebut, dalam rangka penyiapan survei peminatan dan verifikasi data kebutuhan (demand) Program SMK Go Global untuk memastikan ketersediaan data yang akurat, valid, dan terverifikasi sebagai dasar pencocokan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola penempatan lulusan vokasi secara aman dan prosedural.

Kunjungan Tim Penempatan diterima langsung oleh Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKS Alkhairat Palu, Moh. Fikram Safii. Dalam pertemuan tersebut, tim menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan, sekaligus memberikan informasi awal terkait peluang kerja luar negeri yang aman dan sesuai ketentuan.

Ketua Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Krissandy, menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan tahapan awal untuk memastikan bahwa data kebutuhan dan minat siswa terpetakan dengan baik, sehingga proses matching antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan pasar kerja global dapat dilaksanakan secara terarah dan tepat sasaran.”

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, jumlah siswa aktif di SMKS Alkhairat Palu kurang lebih sebanyak 108 orang yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII. Sekolah tersebut sebelumnya telah menerima sosialisasi peluang kerja luar negeri dari BP3MI Sulawesi Tengah dan memberikan respons positif atas program tersebut.

Moh. Fikram Safii menyatakan, “Kami menyambut baik inisiatif ini karena memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural. Program ini menjadi harapan bagi lulusan kami untuk dapat bersaing secara resmi di pasar kerja global.”

Dalam kesempatan yang sama, pihak sekolah juga menyampaikan bahwa sejumlah siswa telah menunjukkan minat bekerja ke luar negeri, bahkan telah mendaftar melalui inovasi SISPECPMI (Sistem Pencatatan Calon Pekerja Migran Indonesia). Namun demikian, terdapat kendala pembiayaan pelatihan bahasa dan peningkatan kompetensi yang dirasakan cukup berat bagi sebagian siswa.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Krissandy, menegaskan, “Kami mencatat aspirasi sekolah terkait kebutuhan dukungan pembiayaan pelatihan. Hal ini akan menjadi perhatian dalam perumusan langkah tindak lanjut agar siswa yang memiliki minat tinggi tetap dapat difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.”

Sebagai tindak lanjut, Ketua BKK menyerahkan data 115 alumni untuk mengikuti survei peminatan Program SMK Go Global. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam menilai minat dan kesiapan lulusan, sekaligus sebagai acuan penyelarasan kompetensi dengan peluang kerja di luar negeri. Melalui kolaborasi ini, Kepala BP3MI Sulawesi Tengah berharap, Program SMK Go Global dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi lulusan SMK di Sulawesi Tengah, khususnya dalam meningkatkan daya saing dan kualitas tenaga kerja vokasi di pasar kerja internasional secara aman, legal, dan terstruktur. ** (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)