Friday, 6 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Kepri Fasilitasi Kepulangan 32 Pekerja Migran Indonesia Deportasi dan Pencegahan ke Daerah Asal

-

00.02 5 February 2026 38

BP3MI Kepri Fasilitasi Pemulangan 7 Pekerja Migran Indonesia Pencegahan ke Daerah Asal, Senin (26/1/2026).

Batam, KemenP2MI (5/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau kembali melakukan fasilitasi pemulangan sebanyak 32 pekerja migran Indonesia deportasi dan pencegahan ke daerah asal pada Rabu (4/2/2026).

Proses pemulangan 32 pekerja migran Indonesia ini dilakukan melalui jalur udara melalui Bandara Hang Nadim dan jalur laut melalui Pelabuhan PELNI Batuampar.

Kepala BP3MI Kepri, Imam Riyadi menekankan proses penempatan pekerja migran Indonesia secara prosedural. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tindakan eksploitasi dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Sebagai daerah perbatasan, wilayah Kepri rawan menjadi jalur lintas para Pekerja Migran Indonesia nonprosedural yang hendak berangkat ke Malaysia dan negara tujuan lainnya,” ungkapnya.

Dengan demikian, diperlukan pengawasan dan monitoring secara ketat melalui pelabuhan-pelabuhan yang berindikasi menjadi tempat pemberangkatan pekerja migran Indonesia nonprosedural.

Kegiatan fasilitasi pemulangan 32 pekerja migran Indonesia pada hari Rabu (4/2/2026) dilakukan melalui Bandara Hang Nadim Batam menuju Surabaya dan Pelabuhan Batu Ampar Batam menuju Jakarta.

Kegiatan fasilitasi ini untuk memastikan Pekerja Migran Indonesia dapat pulang dengan selamat, lancar dan aman.**(Humas/BP3MI Kepri)