Monday, 13 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sulawesi Tengah Jalin Sinergi dengan White Bank untuk Pemberdayaan Ekonomi Purna Pekerja Migran Indonesia

-

00.04 13 April 2026 123

BP3MI) Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dengan White Bank Kota Palu di kantor White Bank, Palu, Jumat (10/4/2026).

Palu, KemenP2MI (13/04) - Dalam rangka mendorong peningkatan kemandirian ekonomi Purna Pekerja Migran Indonesi, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dengan White Bank Kota Palu guna membahas peluang kolaborasi dalam penguatan literasi keuangan serta pembiayaan penempatan Pekerja Migran Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor White Bank, Palu, Jumat (10/4/2026).

Kunjungan tersebut juga membahas akses permodalan bagi wirausaha Purna Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, terkait pemetaan profil perbankan yang memungkinkan Purna Pekerja Migran Indonesia memperoleh akses pembiayaan dengan nominal di bawah Rp10 juta, dengan bunga yang relatif rendah serta disesuaikan dengan profil usaha masing-masing Purna Pekerja Migran Indonesia.

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendekatan dalam pemberdayaan ekonomi Purna Pekerja Migran Indonesia perlu dilakukan secara bertahap dan realistis.

“Dalam menyiapkan Purna Pekerja Migran Indonesia untuk mengembangkan usaha, diperlukan pendekatan yang adaptif. Tidak semua siap langsung mengakses pembiayaan dalam jumlah besar hingga Rp50 juta. Oleh karena itu, skema pembiayaan awal dengan nominal kecil, seperti mulai dari Rp5 juta, dinilai lebih tepat dan sesuai dengan kemampuan mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan lembaga keuangan seperti Bank Perkreditan Rakyat dinilai lebih relevan, mengingat fleksibilitas layanan serta kemudahan akses pembiayaan yang dapat menjangkau kebutuhan riil Purna Pekerja Migran Indonesia dalam merintis dan mengembangkan usaha.

Dalam pertemuan tersebut, Mustaqim turut menyerahkan data profil usaha Purna Pekerja Migran Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan skema pembiayaan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur White Bank, Hendrik Syam, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki berbagai layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh Purna Pekerja Migran Indonesia, termasuk produk investasi berupa cicilan emas tanpa uang muka yang dapat menjadi alternatif dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. White Bank siap berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi serta memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan dan investasi kepada Purna Pekerja Migran Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan berkelanjutan melalui tim khusus yang akan membantu para peserta dalam mengelola usahanya,” jelas Hendrik.

White Bank juga menawarkan produk pembiayaan unggulan Micro Prima dengan skema angsuran tetap (flat) yang dirancang khusus untuk mendukung pelaku usaha mikro, termasuk Purna Pekerja Migran Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BP3MI Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan Purna Pekerja Migran Indonesia melalui penguatan kapasitas finansial, peningkatan literasi keuangan, serta perluasan akses terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Turut hadir dalam kunjungan tersebut perwakilan LPK Shin Kota Palu. **(Humas BP3MI Sulawesi Tengah)