Wujudkan Pekerja Migran Profesional, Kementerian P2MI Gandeng PTP Nusantara Holding dan PT. LPP Agro Nusantara Bangun Migrant Training Center
-
WujudKementerian P2MI Gandeng PTP Nusantara Holding dan PT. LPP Agro Nusantara Bangun Migrant Training Center, Sabtu (24/01/2025).
KemenP2MI, Yogyakarta (24/1) – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, menghadiri agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis antara Kementerian P2MI dengan PT. Perkebunan Nusantara Holding melalui PTPN III (Persero), dan PT. Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Agro Nusantara, di Kantor Pusat PT. LPP, Yogyakarta, Sabtu (24/1/26).
Kolaborasi ini difokuskan pada pembentukan Migrant Training Center untuk memperkuat kompetensi calon tenaga kerja di sektor agro industri. Agenda penandatanganan dilakukan oleh Wamen P2MI bersama Direktur Sumber Daya Manusia & Umum PTPN III, Ibu Dr. Endang Suraningsih, serta Direktur PT. LPP Agro Nusantara, Bapak Pranoto Hadi Raharjo.
Dalam sambutannya, Wamen Dzulfikar Ahmad Tawalla menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kapasitas, Daya saing dan keterampilan teknis Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
“Perkebunan itu sesuatu yang tumbuh Pak, di luar. Apalagi di Negara-negara seperti Jepang, Australia dan di Timur Timur Tengah, kesadaran orang untuk untuk ber-agro industri semakin tinggi. Ini menjadi peluang bagi kita untuk menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang profesional, tenaga-tenaga kerja yang handal.” ujar Dzulfikar.
Lebih lanjut Dzulfikar mengapresiasi respons cepat PTP Nusantara Holding dan PT. LPP yang mendorong percepatan penyerapan Pekerja Migran Indonesia melalui pembentukan Migrant Training center yang berfokus pada peningkatan kompetensi CPMI sesuai kebutuhan bursa kerja global.
"Keberadaan Migrant Training Center menjadi langkah inovatif sebagai pusat pelatihan dan dan pendampingan berbasis agro industri. Kami ingin memastikan CPMI memiliki kompetensi memadai untuk bersaing di pasar kerja luar negeri secara profesional dan terarah," ujar Dzulfikar.
Di sisi lain, Direktur Sumber daya Manusia dan Umum PTPN III mengatakan, pihaknya menyambut baik momentum kerja sama. Menurutnya langkah ini penting bagi penyempurnaan ekosistem penempatan Pekerja Migran Indonesia, khususnya di sektor perkebunan dan Agro industri.