Dapat Atensi Menteri P2MI dan Wakil Ketua MPR RI, Pekerja Migran Indonesia Asal Palu Berhasil Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Dapat Atensi Menteri P2MI dan Wakil Ketua MPR RI, Pekerja Migran Indonesia Asal Palu Berhasil Dipulangkan dari Arab Saudi (12/5/26)
Palu, KP2MI (12/5) – Setelah melalui proses panjang dan penuh kendala, seorang Pekerja Migran Indonesia asal Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, akhirnya berhasil dipulangkan dari Arab Saudi dan tiba dengan selamat di kampung halamannya pada Selasa (12/5/2026).
Pekerja Migran Indonesia tersebut diketahui bernama Saraswati Zainuddin Usman. Proses pemulangannya mendapat perhatian langsung dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, serta Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman.
Pekerja Migran Indonesia dipulangkan dari Arab Saudi pada Minggu (10/5/2026) melalui rute penerbangan Riyadh–Muscat Oman–Jakarta dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (11/5/2026) pukul 13.00 WIB.
Sebelumnya, proses pemulangan sempat mengalami kendala pada 22 April 2026 ketika yang bersangkutan tertahan di Jeddah setelah penerbangan dari Riyadh. Saat pemeriksaan imigrasi, Pekerja Migran Indonesia tersebut belum dapat dipulangkan karena masih terdapat laporan dari pihak syarikat yang belum terselesaikan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BP3MI Sulawesi Tengah melakukan koordinasi intensif bersama Tim Lounge Soekarno-Hatta BP3MI Banten untuk melakukan pendampingan hingga proses keberangkatan menuju Kota Palu. Selanjutnya, Pekerja Migran Indonesia diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air pada Selasa dini hari pukul 02.00 WIB.
Setibanya di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu pada pukul 06.00 WITA, Pekerja Migran Indonesia dijemput langsung oleh Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, bersama Tim Pelindungan BP3MI Sulawesi Tengah.
Turut hadir Anggota DPRD Kota Palu Komisi C Fraksi Gerindra, Vivi Irade, yang turut mengawal proses penanganan kasus tersebut, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Palu yang diwakili Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Fadly.
Selanjutnya, Pekerja Migran Indonesia diantarkan langsung ke rumah keluarganya di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara. Proses serah terima dilakukan di rumah keluarga dan diterima langsung oleh ibu kandung, suami, serta anaknya, disaksikan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan kelurahan setempat.
Pada kesempatan tersebut, BP3MI Sulawesi Tengah bersama DPRD Kota Palu dan Dinas Tenaga Kerja Kota Palu turut menyerahkan bantuan sebesar Rp2,5 juta dari pihak yang terlibat dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia tersebut.
Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia yang mengalami permasalahan di luar negeri hingga dapat kembali ke keluarganya dengan selamat.
“Pemulangan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia asal Sulawesi Tengah yang mengalami permasalahan di luar negeri. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan prosedural agar hak-hak pekerja dapat terlindungi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa, kelurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak dalam mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia secara ilegal atau nonprosedural.
“Kami terus mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan edukasi migrasi aman dan mencegah keberangkatan nonprosedural karena sangat berisiko terhadap keselamatan dan pelindungan pekerja migran,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Palu, Vivi Irade, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mengawal proses penanganan hingga pemulangan Pekerja Migran Indonesia tersebut.
“Kami bersyukur Saraswati akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat. Ini menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur bekerja ke luar negeri secara nonprosedural. Terima kasih kepada Menteri P2MI, Wakil Ketua MPR RI, BP3MI Sulawesi Tengah, dan semua pihak yang telah memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini,” ungkapnya.
Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan seluruh pihak selama proses penanganan hingga Pekerja Migran Indonesia dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Pemulangan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia sekaligus pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memilih jalur migrasi yang aman, legal, dan prosedural demi keselamatan dan masa depan yang lebih baik. **(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)