Thursday, 12 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sumatera Utara Dorong Mahasiswa Universitas Prima Medan Pahami Prosedur Kerja ke Luar Negeri yang Aman dan Legal

-

00.02 11 February 2026 30

BP3MI Sumut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi terkait peluang dan prosedur Pekerja Migran Indonesia di Universitas Prima Medan, Seni

Medan, KemenP2MI (11/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi terkait peluang dan prosedur Pekerja Migran Indonesia di Universitas Prima Medan, Senin (9/02/2026).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan undangan dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dalam rangka Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri bagi Pencari Kerja yang dibuka oleh Kepala Bidang Ketenagakerjaan Kota Medan, Titiek Nansriaty, S.Pd.

Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan wawasan kepada mahasiswa/i Universitas Prima Indonesia terkait perencanaan karier, dunia kerja, serta peluang kerja luar negeri yang tersedia secara aman dan legal, khususnya mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia.

”Harapan saya agar Mahasiwa/I dapat memahami peluang dan prosedur bekerja ke Luar Negeri serta siswa dapat mempersiapkan diri agar dapat setelah lulus, para Mahasiwa/I mampu bekerja ke Luar Negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Sumatera Utara, Mianhot Pandiangan, sebagai narasumber menyampaikan materi mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia dan peluang kerja yang meliputi prosedur penempatan Pekerja Migran Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, persyaratan administrasi dan kompetensi, hak dan kewajiban Pekerja Migran Indonesia, serta pentingnya bekerja melalui jalur resmi guna memperoleh perlindungan dari negara.

Disampaikan pula peran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia sejak pra-penempatan, masa penempatan, hingga purna penempatan.

”Jika para Mahasiwa/I tertarik bekerja ke luar negeri setelah lulus, hendaklah melalui skema yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa melalui kegiatan penyuluhan dan bimbingan jabatan ini diharapkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia kerja, penempatan Pekerja Migran Indonesia yang aman, legal, dan bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk menghindari penempatan kerja nonprosedural.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa/i dalam menentukan pilihan karier secara bijak, realistis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Melalui edukasi ini semoga Mahasiwa/I semakin antusias dan mempersiapkan diri untuk bekerja ke Luar Negeri secara prosedural serta dapat menjadi bekal bagi Mahasiwa/I dalam menentukan pilihan karier secara bijak, realistis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta, kemudian ditutup dengan foto bersama. **(Humas/BP3MI Sumatera Utara)