BP3MI Sulawesi Tengah Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Asal Palu dari Arab Saudi
-
BP3MI) Sulawesi Tengah memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia yang sakit di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu, Senin (16/2/2026)
Palu, KemenP2MI (18/02) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia yang sakit di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu, Senin (16/2/2026).
Pekerja Migran Indonesia asal Kota Palu bernama Zahra yang bekerja di Arab Saudi dipulangkan setelah mengalami penyakit kulit yang cukup parah selama bekerja di luar negeri. Pengaduan pemulangan diterima BP3MI Sulawesi Tengah pada 23 Januari 2026 melalui pesan WhatsApp yang meminta bantuan untuk kembali ke Indonesia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BP3MI Sulawesi Tengah segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan sponsor yang memberangkatkan menyatakan kesediaan bertanggung jawab, Pekerja Migran Indonesia tersebut akhirnya dipulangkan ke Tanah Air dengan biaya kepulangan yang ditanggung sepenuhnya oleh sponsor bersangkutan.
Petugas BP3MI Sulawesi Tengah, Max Millian Lolong, menyampaikan bahwa pendampingan dan fasilitasi pemulangan merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia.
“Begitu menerima pengaduan, kami langsung melakukan koordinasi dan pendampingan agar PMI bisa segera kembali ke daerah asalnya dengan aman,” ujar Max.
Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif Pekerja Migran Indonesia dan keluarga dalam melaporkan permasalahan selama bekerja di luar negeri.
“Kami mengimbau agar Pekerja Migran Indonesia tidak ragu melapor jika mengalami kendala di negara penempatan, sehingga dapat segera ditangani sesuai prosedur,” tambahnya.
Dalam penjemputan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palu turut hadir dan diwakili oleh Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Kerja, Fadly. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pelindungan Pekerja Migran Indonesia di daerah.
“Kami akan terus bersinergi dengan BP3MI untuk memastikan Pekerja Migran Indonesia asal Kota Palu mendapatkan pendampingan dan pelindungan, termasuk setelah mereka kembali ke daerah,” kata Fadly.
Setibanya di bandara, Zahra langsung diserahterimakan kepada suaminya, Farjan, yang turut hadir dalam proses penjemputan.
Dengan selesainya proses pemulangan ini, BP3MI Sulawesi Tengah bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memperkuat koordinasi dalam upaya pelindungan Pekerja Migran Indonesia.** (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)