Wednesday, 4 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI NTT Jajaki Kerja Sama dengan Universitas San Pedro untuk Pemetaan Potensi dan Pelatihan Kerja Luar Negeri

-

00.03 3 March 2026 38

BP3MI NTT Jajaki Kerja Sama dengan Universitas San Pedro untuk Pemetaan Potensi dan Pelatihan Kerja Luar Negeri

Kupang, KP2MI (3/3) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan koordinasi dengan Universitas San Pedro dalam rangka pendataan dan pemetaan potensi lulusan yang berminat bekerja ke luar negeri. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Universitas San Pedro, Kupang, pada Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BP3MI NTT dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja global, sekaligus memastikan proses migrasi yang aman dan prosedural.

Dalam pertemuan tersebut, ungkap Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamidah, terdapat tiga fokus utama yang dibahas. Pertama, pendataan dan pemetaan potensi mahasiswa tingkat akhir serta alumni untuk mengidentifikasi jumlah lulusan yang memiliki minat dan kualifikasi bekerja di luar negeri. Pendataan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program peningkatan kapasitas yang tepat sasaran.

"Kedua, penjajakan Universitas San Pedro sebagai pusat pelatihan kompetensi atau kelas migran. Skema ini dirancang untuk membekali calon pekerja migran dengan soft skill, kemampuan bahasa, serta kompetensi teknis sesuai standar internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sebelum memasuki pasar kerja luar negeri. Ketiga, sosialisasi migrasi aman guna memberikan pemahaman komprehensif mengenai prosedur penempatan kerja di luar negeri. Edukasi ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta meminimalkan risiko penempatan nonprosedural," jelas Suratmi.

Dari hasil koordinasi, pihak Universitas San Pedro menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pendataan minat mahasiswa akhir semester dan alumni melalui mekanisme pendataan peminatan. Selain itu, disepakati pula agenda sosialisasi bertajuk Pemanfaatan Peluang Kerja Global yang akan diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal sebelum adanya pendataan peminatan bekerja keluar negeri bagi para mahasiswa agar mereka teredukasi mengenai migrasi aman dan peluang kerja yang tersedia di luar negeri,” pungkas Suratmi.

Suratmi juga menjelaskan bahwa dengan data peminat yang valid, akan lebih memudahkan pemerintah dalam menyasar calon pekerja migran untuk mengikuti program peningkatan kapasitas, sehingga program ini berkelanjutan sampai dengan penempatan.

Sementara itu, pihak Universitas San Pedro juga menyatakan komitmennya untuk menjadi lokasi peningkatan kompetensi, khususnya dalam penyelenggaraan pelatihan Bahasa Inggris sebagai salah satu syarat utama bekerja di luar negeri.

Melalui kolaborasi ini, Kepala BP3MI NTT mengharapkan tercipta ekosistem persiapan kerja luar negeri yang terintegrasi, aman, dan berbasis peningkatan kompetensi, sehingga lulusan perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur mampu bersaing secara profesional di tingkat global. ** (Humas/BP3MI NTT)