BP3MI Kaltara Dukung PMI Purna Kembangkan Usaha di UKM Center Nunukan
-
BP3MI) Kalimantan Utara mengunjungi stand booth Pekerja Migran Indonesia Purna di Food Court UKM Center, Tanah Merah, Nunukan, Minggu (15/2/2026).
Nunukan, KemenP2MI (19/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara mengunjungi stand booth Food Court UKM Center dalam rangka memberikan dukungan terhadap Pekerja Migran Indonesia Purna yang turut membuka usahanya. Kegiatan ini diselenggarakan di Tanah Merah, Nunukan, Minggu (15/2/2026).
Semangat kemandirian ekonomi para Pekerja Migran Indonesia Purna kembali mendapat panggung istimewa. Selama bulan Ramadan, dihadirkan stand khusus milik salah satu kelompok Pekerja Migran Indonesia Purna bernama Log Pon.
Di stand booth tersebut, mereka menjual beragam produk kreatif dan berkualitas hasil karya tangan, mulai dari camilan lokal yang inovatif hingga produk unggulan lainnya. Kehadiran booth ini bukan sekadar menawarkan cita rasa Nusantara, tetapi juga menjadi simbol nyata solidaritas masyarakat terhadap perjuangan dan kemandirian ekonomi para pahlawan devisa.
Kepala BP3MI Kalimantan Utara, Andi M. Ichsan, menyampaikan bahwa dukungan masyarakat terhadap produk Pekerja Migran Indonesia Purna merupakan bentuk nyata penghargaan atas kerja keras mereka sekaligus dorongan bagi tumbuhnya wirausaha baru di daerah perbatasan. Andi juga menambahkan bahwa membeli produk Pekerja Migran Indonesia Purna berarti ikut mendukung transformasi mereka dari pekerja migran menjadi pengusaha tangguh yang berdaya saing.
“Kami ingin memastikan bahwa Pekerja Migran Indonesia Purna tidak hanya kembali dengan cerita perjuangan, tetapi juga dengan peluang baru untuk mandiri dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi lokal,” ujarnya.
Sebagai pelaku UMKM, perwakilan Pekerja Migran Indonesia Purna Log Pon, Ibu Herlina, turut menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh Bupati Nunukan untuk hadir di UKM Center yang diberikan. Herlina juga mengungkapkan harapannya terhadap hasil pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia Purna yang telah dilakukan.
“Produk yang kami tampilkan adalah hasil kerja keras dan kreativitas teman-teman Pekerja Migran Indonesia Purna yang ikut dalam pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia Purna. Harapan kami, masyarakat Nunukan bisa bangga dan mendukung produk lokal ini, karena setiap pembelian adalah bentuk dukungan bagi kemandirian kami sebagai mantan pekerja migran yang kini berusaha membangun usaha sendiri,” ungkapnya penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan, BP3MI Kalimantan Utara bersama masyarakat Nunukan memeriahkan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen mendampingi Pekerja Migran Indonesia Purna dalam perjalanan mereka menuju kemandirian. Ramadan kali ini menjadi momentum yang tepat untuk meneguhkan rasa bangga terhadap produk lokal sekaligus memperkuat ikatan solidaritas di tengah masyarakat. **(Humas/BP3MI Kalimantan Utara)