BP3MI Jawa Timur Gelar Sharing Session BP3MI Jatim Menyapa Seri 1 Bahas Panduan Lengkap Program SP2T Taiwan
-
BP3MI Jawa Timur Gelar Sharing Session BP3MI Jatim Menyapa Seri 1 Bahas Panduan Lengkap Program SP2T Taiwan
Surabaya, KemenP2MI (20/5) - BP3MI Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan informasi yang edukatif dan informatif kepada masyarakat melalui kegiatan Sharing Session BP3MI Jatim Menyapa Seri 1 yang diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Panduan Lengkap Pendaftaran dan Seleksi Program SP2T” dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube BP3MI Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi seri perdana dari program BP3MI Jatim Menyapa yang dirancang sebagai ruang berbagi informasi, edukasi, dan diskusi bagi masyarakat, khususnya Calon Pekerja Migran Indonesia, terkait peluang kerja luar negeri secara prosedural dan aman.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sebanyak 59 Calon Pekerja Migran Indonesia dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan secara daring untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai program SP2T Taiwan, mulai dari alur pendaftaran, persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga prosedur penempatan kerja.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ibu Retna Hermana, S.AP., selaku Penelaah Teknis Kebijakan pada Tim Penempatan BP3MI Jawa Timur. Dalam pemaparannya, Retna menjelaskan secara rinci proses dan mekanisme program SP2T Taiwan agar para Calon Pekerja Migran Indonesia dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti proses seleksi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan para calon pekerja migran memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait program SP2T Taiwan, sehingga dapat meminimalisir kesalahan informasi maupun potensi penempatan nonprosedural,” jelas Retna.
Sementara itu, Ketua Tim Humas BP3MI Jawa Timur, Saraswati Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BP3MI Jawa Timur dalam meningkatkan literasi migrasi aman kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki minat bekerja ke luar negeri.
“Antusiasme peserta pada kegiatan perdana ini menunjukkan bahwa kebutuhan informasi terkait peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural masih sangat tinggi. BP3MI Jawa Timur akan terus menghadirkan ruang-ruang diskusi dan edukasi yang mudah diakses agar masyarakat khususnya CPMI dapat memahami proses penempatan prosedural sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri,” ujar Saras.
Melalui kegiatan BP3MI Jatim Menyapa, BP3MI Jawa Timur berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya mengikuti prosedur resmi dalam proses penempatan pekerja migran Indonesia, sekaligus meningkatkan kesiapan dan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.** (Humas/Jawa Timur)