Tuesday, 21 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI DKI Jakarta Kembali Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Asal Jawa Timur, Koordinasi dengan Pemda

-

00.04 21 April 2026 22

Kepala BP3MI DKI Jakarta Arman Muis bersama Pekerja Migran Indonesia di Kantor BP3MI DKI Jakarta, Senin (20/4/2026).

Jakarta, KP2MI (21/4) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta terus melaksanakan fasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia deportasi dari Malaysia ke daerah asal masing-masing secara bertahap dan terkoordinasi.

Kali ini BP3MI DKI Jakarta memfasilitasi pengantaran 9 orang Pekerja Migran Indonesia deportasi asal Jawa Timur. BP3MI DKI Jakarta mengantarkan Pekerja Migran Indonesia ke daerah asal mereka melalui Terminal Kampung Rambutan pada Senin (20/4/2026).

Sebelum keberangkatan Kepala Balai BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis di kantor BP3MI DKI Jakarta memberikan arahan kepada para Pekerja Migran Indonesia deportasi agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, mematuhi prosedur yang berlaku, serta menjadikan pengalaman yang telah dilalui sebagai pembelajaran untuk masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, para Pekerja Migran Indonesia deportasi turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), serta Kepala BP3MI DKI Jakarta atas perhatian dan fasilitasi yang diberikan dalam proses kepulangan mereka.

Selanjutnya, sembilan Pekerja Migran Indonesia deportasi diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan menggunakan bus dan diperkirakan tiba di Jawa Timur pada Selasa, 21 April 2026. Fasilitasi ini merupakan hasil koordinasi antara BP3MI DKI Jakarta dengan BP3MI Jawa Timur guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan terkoordinasi hingga tiba di daerah asal.

“BP3MI DKI Jakarta berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pemulangan Pekerja Migran Indonesia deportasi berjalan dengan aman, manusiawi, dan terkoordinasi dengan baik, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar para Pekerja Migran Indonesia dapat kembali ke keluarga mereka dengan selamat,” ujar Arman Muis.

Hingga saat ini, di Rumah Ramah PMI Kantor BP3MI DKI Jakarta masih terdapat 21 orang Pekerja Migran Indonesia deportasi, terdiri dari 18 orang asal Nusa Tenggara Barat (NTB), seorang Pekerja Migran Indonesia asal Sulawesi Barat, dan dua orang asal Provinsi Jambi. Selain itu, tiga orang Pekerja Migran Indonesia deportasi asal Lampung juga telah berhasil dipulangkan.

Seluruhnya masih dalam proses koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi serta BP3MI di daerah asal masing-masing guna memastikan kelancaran proses pemulangan. **(Humas/BP3MI DKI Jakarta)