BP3MI DKI Jakarta Fasilitasi Keberangkatan 3 Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan Melalui Skema SP2T
-
BP3MI DKI Jakarta Fasilitasi Keberangkatan 3 Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan Melalui Skema SP2T di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (28/4/
Tangerang, KP2MI (30/4) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta memfasilitasi pendampingan keberangkatan tiga Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan melalui skema Special Placement to Taiwan (SP2T), pada Selasa (28/4/2026).
Ketiga Pekerja Migran Indonesia tersebut diberangkatkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah dinyatakan lolos seleksi wawancara oleh perusahaan penempatan, PT Shinkong Textile. Para pekerja migran tersebut berasal dari beberapa daerah, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur.
Dalam prosesnya, BP3MI DKI Jakarta telah memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada para Pekerja Migran Indonesia, mulai dari pengurusan dokumen penting seperti Medical Check Up (MCU), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hingga penerbitan visa kerja melalui Taipei Economic and Trade Office (TETO).
Adapun ketiga Pekerja Migran Indonesia yang diberangkatkan adalah Muhamad Ramdhoni, Hadi Maulana, dan Farnandy. Mereka bertolak menuju Taiwan menggunakan maskapai Starlux dengan jadwal keberangkatan pukul 12.15 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BP3MI Banten atas dukungan fasilitasi, khususnya dalam penyambutan di Lounge Pekerja Migran Indonesia serta pendampingan selama proses keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta.
“BP3MI DKI Jakarta memastikan seluruh proses penempatan pekerja migran Indonesia dilakukan secara prosedural, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia,” ujar Arman.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BP3MI dalam memastikan penempatan pekerja migran Indonesia berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja migran yang akan bekerja di luar negeri. ** (Humas/BP3MI DKI Jakarta)