BP3MI Banten Kawal Kepulangan 27 WNI yang Terlibat Online Scamming dari Kamboja
-
BP3MI Banten dan P4MI Bandara Soekarno Hatta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (8/2/2026)
Tangerang, KemenP2MI (12/02) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Bandara Soekarno Hatta kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan pelindungan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami masalah di luar negeri. BP3MI Banten memfasilitasi ketibaan dan penanganan 27 WNI bermasalah yang terlibat online scamming yang dipulangkan dari Kamboja, pada Minggu (8/2/2026).
Rombongan tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 18.50 WIB dengan menggunakan maskapai AirAsia Indonesia QZ 475. Pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara KBRI Phnom Penh dengan berbagai instansi terkait di dalam negeri menyusul penutupan operasi sejumlah perusahaan penipuan daring di Kamboja.
Setibanya di tanah air, BP3MI Banten mewakili Kementerian P2MI bergerak cepat dalam melakukan penjemputan dan pemberian layanan di Terminal Internasional. Dalam proses ini, BP3MI Banten bersinergi bersama instansi terkait, yaitu Direktorat Pelindungan WNI (Dit. PWNI) Kemlu, Bareskrim Polri, Polres Bandara Soekarno-Hatta dan Pihak Imigrasi.
BP3MI Banten berperan krusial dalam memastikan para Pekerja Migran Indonesia mendapatkan hak-hak dasarnya saat tiba, mulai dari proses pemeriksaan administratif, pendataan mendalam, hingga asesmen lanjutan untuk memahami kondisi psikologis dan fisik para pekerja setelah meninggalkan wilayah konflik kerja ilegal.
“Kami memastikan bahwa setiap Pekerja Migran Indonesia yang pulang mendapatkan penanganan yang manusiawi. Fokus kami adalah pendataan dan asesmen agar mereka dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan mendapatkan edukasi agar tidak kembali terjebak dalam skema serupa,” ujar salah satu perwakilan dari Petugas Bandara Soekarno Hatta.
Menyikapi fenomena ini, Pemerintah melalui BP3MI Banten kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja ke luar negeri dengan gaji tinggi namun memiliki prosedur yang tidak jelas, terutama yang terindikasi terkait online scamming dan judi daring. **(Humas/BP3MI Banten)