Perkuat Reintegrasi, KP2MI Fasilitasi Seminar Kesehatan Mental bagi Pekerja Migran Indonesia Purna
-
Perkuat Reintegrasi, KP2MI Fasilitasi Seminar Kesehatan Mental bagi Pekerja Migran Indonesia Purna, Kamis (9/4/2026)
Serang, KP2MI (9/4)- Direktorat Pemberdayaan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten menggelar Seminar Nasional Kesehatan Mental bagi Purna Pekerja Migran Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tegal Maja, Serang, pada Kamis (9/4/2026).
Seminar yang diikuti oleh 20 Pekerja Migran Indonesia Purna ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas kesehatan mental bagi para pejuang devisa setelah masa penempatan berakhir.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan fisik maupun mental, serta mendorong para Pekerja Migran Indonesia Purna agar tetap produktif dan mandiri setelah kembali ke Tanah Air," ujar Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga KP2MI, Hadi Wahyuningrum.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BP3MI Banten, Budi Novijanto, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelindungan pasca-penempatan. Ia berharap program serupa dapat menjangkau lebih banyak Pekerja Migran Indonesia Purna di wilayah lain.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar sebagai narasumber. Ners Mudaesaroh (Dinkes Kab. Serang) mengulas pentingnya pola hidup sehat, sementara Agung Prabowo Wisnubroto (HIMPSI) mengajak peserta mengenali potensi diri melalui Johari Window, dan sebagai penutup, Psikolog Ririn Nur Abadiah Bahar, memandu praktik konseling kelompok guna melatih peserta mengelola stres melalui pendekatan Problem dan Emotion Focused Coping.
"Kami merasa diperhatikan dan didukung untuk memulai hidup yang lebih sehat dan berkualitas di rumah sendiri," ungkap salah satu peserta seminar yang mengaku sangat terbantu.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan Pekerja Migran Indonesia Purna dapat lebih sadar akan pentingnya kesehatan serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. **(Humas/BP3MI Banten)