Tuesday, 19 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

KP2MI Dorong Perawat Indonesia Raih Karier Internasional melalui Skema G to G Jerman

-

00.05 19 May 2026 32

KP2MI Dorong Perawat Indonesia Raih Karier Internasional melalui Skema G to G Jerman, Rabu (13/5/2026)

Jakarta, KP2MI (19/5) – Dalam rangka mendukung Gerakan Migrasi Aman, Tertib, Teratur, dan Berkeadilan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui BP3MI DKI Jakarta bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) melaksanakan kegiatan sosialisasi penempatan pemerintah melalui skema Government to Government (G to G) ke Jerman. Kegiatan ini diselenggarakan di Artotel Gelora Senayan dan menyasar calon tenaga kesehatan, khususnya perawat, pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Direktorat Penempatan Pemerintah KP2MI bersama GIZ ini bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif terkait peluang kerja ke luar negeri yang aman, legal, dan berkeadilan, khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni keperawatan.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ilmu Keperawatan di wilayah Jakarta. Kegiatan dibuka oleh Direktur Jenderal Penempatan KP2MI yang diwakili oleh Direktur Penempatan Pemerintah, serta turut dihadiri oleh perwakilan GIZ Indonesia dan ASEAN, Makhdonal Anwar, dan Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis.

Dalam sambutannya, Kepala BP3MI DKI Jakarta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia akademisi dalam memperluas akses informasi kepada mahasiswa dan alumni terkait peluang kerja luar negeri.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia akademisi sangat krusial dalam menciptakan ekosistem penempatan yang sehat. Melalui keterlibatan civitas akademika, informasi dapat tersampaikan secara langsung dan menyeluruh kepada mahasiswa dan alumni, sehingga mereka memahami prosedur yang benar dan terhindar dari praktik penempatan nonprosedural,” ujar Arman. 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang produktif dalam mempersiapkan perawat-perawat Indonesia untuk bersaing di tingkat global.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal awal bagi para calon perawat untuk meraih peluang karier di luar negeri secara aman dan resmi, khususnya melalui skema penempatan pemerintah. Dengan demikian, semakin banyak tenaga kesehatan Indonesia yang siap dan mampu berkiprah di panggung internasional,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, KP2MI terus berkomitmen memperluas akses informasi dan memperkuat perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja nasional di pasar global. **(Humas/BP3MI DKI Jakarta)