Thursday, 9 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

Bupati Pertama Kabupaten Pangandaran Kunjungi BNP2TKI

15.04 24 April 2019 2599

Jakarta, BNP2TKI, (24/03) – Bupati Pertama Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata bersama keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendatangi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dalam rangka audiensi terkait penanganan permasalahan PMI asal Pangandaran, Jawa Barat, yang berada di Arab Saudi.

BNP2TKI diwakili Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro BW, Direktur Mediasi dan Advokasi, Yana Anusasana Dharma Erlangga, Direktur Pelayanan Pengaduan, R Wisantoro, Direktur Pengamanan dan Pengawasan, Brigjen POLISI Nurwindiyanto, Direktur Pemberdayaan, Agustinus Gatot Hermawan menerima kehadiran Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata di Ruang Rapat Kepala Badan BNP2TKI, Selasa 23 April 2019.

Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro menyebutkan bahwa BNP2TKI sudah berhasil berkomunikasi langsung melalui video call dengan  PMI yang bersangkutan dan juga majikan dari PMI tersebut.

 “PMI tersebut dalam keadaan sehat, itu yang terpenting dan inilah kondisi yang terjadi saat ini” ujar Anjar.

Kasus yang diangkat oleh Pemkab Pangandaran berasal dari laporan keluarga PMI yang memberitahukan bahwa salah satu keluarganya telah bekerja di Arab Saudi sejak tahun 2002 hingga saat ini, akan tetapi selalu dihalangi dan dipersulit oleh majikannya untuk kembali ke Tanah Air.

“Komunikasi masih bisa dilakukan hingga saat ini tetapi hanya melalui handphone majikannya, itupun hanya dia yang bisa menelpon dan kami sulit untuk dihubungi kembali. Dan menurut anggota keluarganya, PMI tersebut ingin kembali ke Tanah Air”, ujar perwakilan keluarga PMI dalam pertemuan tersebut.

Melalu Rekaman video call, PMI tersebut memberitahukan bahwa keadaanya dirinya disana sehat, selalu menerima gaji yang sesuai dari majikannya dan akan pulang diakhir tahun, karena akan diberikan hadiah oleh majikannya jika dia bersedia bekerja hingga akhir tahun ini.

Direktur Pelayanan Pengaduan, Wisantoro mengatakan bahwa BNP2TKI akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan KJRI di Arab Saudi dalam proses pemulangan PMI tersebut ke Indonesia. “Akan tetapi sebelum PMI tersebut pulang, harus dipastikan terlebih dahulu bahwa seluruh hak-hak PMI tersebut sudah diterima, dan jika belum harap langsung melaporkan hal tersebut kepada kepolisian yang berada di bandara”, ujar Wisantoro berpesan kepada perwakilan keluarga PMI.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengamanan dan Pengawasan, Brigjen POLISI Nurwindiyanto, juga mengatakan bahwa BNP2TKI selalu berupaya semaksimal mungkin terkait penanganan permasalahan yang dialami para PMI didalam maupun diluar negeri.

Di akhir pertemuan, Wisantoro mengingatkan bahwa apabila masih terjadi permasalahan yang dialami PMI asal Pangandaran tersebut di luar negeri, silahkan melaporkannya kepada BNP2TKI. ***(Humas/chi)