Saturday, 9 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sulawesi Tengah Jemput Bola ke Sekolah, Siapkan Lulusan SMK Sigi Tembus Pasar Kerja Global

-

00.05 8 May 2026 44

BP3MI Sulawesi Tengah kenalkan Program Sapa Vokasi ke SMKN 3 Sigi, Kamis (7/5/2026).

Sigi, KP2MI (8/5) - Upaya membuka peluang kerja luar negeri bagi lulusan vokasi terus diperkuat oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah. Melalui Program SMK Go Global, Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke SMKN 3 Sigi dan SMKS Muhammadiyah Marawola sebagai langkah awal penyiapan survei peminatan serta verifikasi data kebutuhan (demand) tenaga kerja luar negeri bagi lulusan SMK, pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut guna memperoleh data yang akurat dan terverifikasi sebagai dasar pencocokan (matching) antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan pasar kerja global. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan pemerintah dalam mempersiapkan lulusan yang siap bekerja secara aman, legal, dan prosedural di luar negeri.

Dalam pelaksanaannya, Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dan diskusi bersama pihak sekolah terkait program keahlian yang dimiliki, potensi siswa yang berminat bekerja di luar negeri, hingga kesiapan sekolah dalam mendukung pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Di SMKN 3 Sigi, rombongan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah diterima langsung oleh Kepala SMKN 3 Sigi, Harsan A Nursin, bersama Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK), Rahmat H. Pada kesempatan tersebut, tim menyampaikan maksud kunjungan sekaligus memperkenalkan Program Sapa Vokasi sebagai satu inovasi unggulan BP3MI Sulawesi Tengah dalam mendukung kesiapan lulusan vokasi menuju pasar kerja global.

“Melalui Program SMK Go Global dan Sapa Vokasi, kami ingin memastikan lulusan SMK di Sulawesi Tengah memiliki akses informasi yang luas terkait peluang kerja luar negeri yang aman dan sesuai prosedur. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk memetakan potensi lulusan SMK agar dapat terhubung dengan kebutuhan pasar kerja internasional,” ujar Perwakilan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Mariyama.

Pihak SMKN 3 Sigi menyambut baik kunjungan tersebut. Kepala sekolah bersama jajaran menyampaikan apresiasi atas inisiatif BP3MI Sulawesi Tengah yang dinilai mampu membuka wawasan baru bagi siswa terkait peluang kerja di luar negeri.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan BP3MI Sulawesi Tengah. Program ini menjadi kesempatan besar bagi siswa kami untuk mengenal peluang kerja luar negeri secara aman dan prosedural. Kami siap mendukung pelaksanaan Program SMK Go Global dan berharap program ini benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi lulusan SMK,” ujar Rahmat.

Ia juga menjelaskan, meskipun jumlah siswa di SMKN 3 Sigi relatif tidak terlalu besar, para siswa tetap memiliki potensi dan cita-cita yang tinggi untuk berkembang serta bersaing di dunia kerja internasional.

Sementara itu, kunjungan di SMKS Muhammadiyah Marawola diterima langsung oleh Ketua BKK, Sri Sari S Togero. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa kunjungan BP3MI Sulawesi Tengah merupakan kunjungan pertama yang dilakukan di sekolah tersebut dan menjadi momentum penting dalam membuka akses informasi kerja luar negeri bagi siswa.

Pihak sekolah juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Program SMK Go Global melalui kegiatan sosialisasi lanjutan dan penguatan kerja sama dengan BP3MI Sulawesi Tengah.

“Kami berkomitmen untuk menjadwalkan kegiatan lanjutan melalui Program Sapa Vokasi agar siswa mendapatkan informasi yang lebih komprehensif terkait peluang kerja luar negeri. Kami percaya siswa kami memiliki potensi dan keterampilan yang dapat dikembangkan untuk bersaing di pasar kerja internasional,” tambah Sri Sari.

Program SMK Go Global dinilai mampu menjadi solusi dalam memperluas akses informasi, meningkatkan kesiapan lulusan vokasi, sekaligus mendorong terciptanya lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing, dan siap memasuki pasar kerja global secara aman, legal, dan profesional.** (Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)