Thursday, 28 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI NTT Bersinergi dengan Pemprov NTT, Dorong Perluasan Kerja Lokal hingga Internasional

-

00.05 25 May 2026 68

BP3MI NTT berpartisipasi dalam Job Fair Provinsi NTT Tahun 2026 di GOR Flobamora, Kupang, Jumat (22/5/2026).

Kupang, KP2MI (25/5) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Tenga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT resmi membuka gelaran Job Fair Provinsi NTT Tahun 2026 pada Jumat (22/5/2026) di GOR Flobamora Kupang. Event bursa kerja terbesar di NTT ini dirancang sebagai langkah taktis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal maupun internasional sekaligus menekan angka pengangguran secara signifikan.

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTT, Kepala BP3MI NTT, Kepala Disnakertrans Provinsi NTT, Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, serta perwakilan dari Bank NTT. Turut hadir pula para pimpinan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan puluhan perwakilan perusahaan swasta yang membuka lowongan kerja.

Dalam sambutannya, Melki menegaskan bahwa Job Fair 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan jembatan riil yang mendekatkan akses informasi dan peluang karier langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda NTT.

"Job fair ini adalah langkah taktis pemerintah daerah dalam mendekatkan akses informasi, memperluas lapangan kerja, sekaligus menekan angka pengangguran di wilayah NTT. Kami ingin mempertemukan potensi anak muda serta pencari kerja asal NTT dengan berbagai peluang karier di tiga ranah penempatan, yaitu sektor lokal di dalam provinsi, antar daerah di Indonesia, hingga peluang emas di luar negeri," ujar Melki.

Gubernur Melki juga mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dan keterlibatan aktif dunia usaha yang telah menyediakan ratusan lowongan kerja multi-sektor, mulai dari sektor keuangan, jasa, perhotelan, hingga sektor formal di luar negeri.

BP3MI NTT yang hadir berpartisipasi langsung melalui Stan Pelayanan Informasi Publik menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal penempatan tenaga kerja ke luar negeri agar berjalan secara aman, legal, dan bermartabat.

Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya memanfaatkan bursa kerja ini sebagai sarana edukasi migrasi aman bagi masyarakat NTT yang berminat meniti karier di kancah internasional.

"Kami dari BP3MI NTT sangat menyambut baik kolaborasi dalam Job Fair 2026 ini. Minat anak muda NTT untuk bekerja ke luar negeri sangat tinggi, dan di sinilah peran kami untuk memastikan mereka mendapatkan informasi yang valid langsung dari P3MI yang resmi dan terdaftar. Kami ingin memastikan setiap pencari kerja asal NTT yang berangkat ke luar negeri terlindungi dari hulu hingga hilir, memiliki kompetensi yang mumpuni, dan melalui jalur prosedural yang legal," tegas Suratmi.

Kegiatan Job Fair Provinsi NTT Tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah melalui pemanfaatan bonus demografi NTT yang produktif, kompeten, dan siap bersaing di pasar kerja lokal maupun global.* (Humas/BP3MI Nusa Tenggara Timur)