BP3MI Jawa Timur Siapkan Sarana Ujian EPS-TOPIK Guna Perluas Akses Layanan Pekerja Migran Indonesia ke Wilayah Timur
-
BP3MI Jawa Timur siapkan sarana Ujian EPS-TOPIK guna perluas akses layanan Pekerja Migran Indonesia pada April 2026.
Surabaya, KP2MI (9/4) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur pada tahun ini resmi menyiapkan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan ujian EPS-TOPIK skema Government to Government (G to G) Korea Selatan. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan bagi calon Pekerja Migran Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Sarana dan prasarana tersebut dijadwalkan mulai dapat digunakan pada 22 April 2026.
Sebelumnya, pelaksanaan ujian EPS-TOPIK hanya dapat dilakukan di Jakarta dan Semarang. Dengan hadirnya fasilitas baru di Jawa Timur, kini para calon Pekerja Migran Indonesia tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti tahapan seleksi tersebut. BP3MI Jawa Timur hadir sebagai alternatif lokasi ujian yang lebih dekat, efisien, dan mudah dijangkau oleh calon Pekerja Migran Indonesia.
Penyediaan sarana dan prasarana ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BP3MI Jawa Timur dengan Human Resources Development Service of Korea sebagai mitra resmi dalam program penempatan Pekerja Migran Indonesia dengan skema G to G ke Korea Selatan.
Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang ujian yang representatif, panel penguji sesuai standar, serta sarana pendukung seperti toilet, ruang tunggu, dan loker room yang dapat dimanfaatkan oleh peserta ujian.
Kepala BP3MI Jawa Timur, Kadir, menyampaikan bahwa penyediaan sarana ini merupakan bagian dari komitmen peningkatan layanan.
“Kami memahami bahwa animo calon Pekerja Migran Indonesia terhadap program G to G Korea sangat tinggi. Oleh karena itu, kami ingin semakin mendekatkan layanan sekaligus memastikan calon Pekerja Migran Indonesia, khususnya dari wilayah timur, dapat mengikuti ujian EPS-TOPIK dengan lebih mudah, dekat, dan nyaman, tanpa harus menempuh perjalanan jauh seperti selama ini. Ini merupakan terobosan yang akan terus kami tingkatkan ke depan,” terang Kadir.
Dengan adanya peningkatan fasilitas ini, BP3MI Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kehadiran fasilitas ujian ini juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi calon Pekerja Migran Indonesia dalam mengikuti program penempatan resmi ke Korea Selatan serta memperluas kesempatan akses layanan secara lebih merata.** (Humas/BP3MI Jawa Timur)