Menyiapkan Generasi Muda Go Global, BP3MI Lampung Terima Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah Ambarawa
-
Menyiapkan Generasi Muda Go Global, BP3MI Lampung Terima Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah Ambarawa
Bandar Lampung, KP2MI (9/7) - Suasana antusias tampak memenuhi aula BP3MI Lampung pada Rabu (8/7/2026). Puluhan siswa SMK Muhammadiyah Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, datang dengan rasa ingin tahu yang besar. Bukan sekadar melakukan kunjungan industri, mereka ingin melihat secara langsung bagaimana negara hadir dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia, sekaligus membuka wawasan tentang peluang berkarier di kancah internasional.
Sebanyak 32 siswa yang didampingi 10 guru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan dunia kerja global melalui jalur yang aman, legal, dan sesuai prosedur. Bagi sebagian peserta, inilah pengalaman pertama mengenal secara langsung tugas dan fungsi BP3MI sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pelindungan calon Pekerja Migran.
Melalui pemaparan yang interaktif, para siswa diajak memahami bahwa bekerja di luar negeri bukan sekadar mencari penghasilan yang lebih baik, tetapi juga membutuhkan kesiapan kompetensi, penguasaan bahasa asing, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap prosedur yang berlaku. Mereka juga memperoleh gambaran mengenai berbagai peluang kerja di sejumlah negara tujuan, sekaligus memahami pentingnya menghindari tawaran bekerja secara nonprosedural yang berpotensi merugikan pekerja.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdialog mengenai persyaratan menjadi Pekerja Migran Indonesia, jalur penempatan resmi, hingga keterampilan yang perlu dipersiapkan sejak masih duduk di bangku sekolah.
Kepala BP3MI Lampung, Kombes Pol. Mulia Nugraha, melalui Plt. Kasubbag Tata Usaha, Dwi Elok Fitricia, menegaskan bahwa pembekalan sejak usia sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai migrasi yang aman. Edukasi semacam ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan SMK yang memiliki daya saing global sekaligus memahami pentingnya mengikuti mekanisme penempatan yang sesuai ketentuan.
“Program ini sejalan dengan penguatan kolaborasi antara BP3MI dan satuan pendidikan vokasi melalui inisiatif SMK Go Global yang terus dikembangkan pemerintah,” ungkap Elok.
Kunjungan industri ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan satuan pendidikan vokasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Dengan memperkenalkan layanan pelindungan, peluang kerja internasional, hingga pentingnya peningkatan kompetensi, BP3MI Lampung berharap para siswa memiliki perspektif yang lebih luas dalam merencanakan masa depan karier mereka.
Di penghujung kegiatan, para siswa meninggalkan BP3MI Lampung dengan membawa lebih dari sekadar pengetahuan baru. Mereka membawa keyakinan bahwa kesempatan bekerja di luar negeri terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemauan untuk menempuh jalur yang benar. Bagi BP3MI Lampung, setiap kunjungan seperti ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan calon Pekerja Migran Indonesia yang profesional, terlindungi, dan mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.**(Humas/BP3MI Lampung)