Melalui GIZ Jerman, BP3MI NTT Buka Wawasan Mahasiswa tentang Karier Global
-
BP3MI NTT bersama GIZ Jerman menyelenggarakan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri di Hotel Harper Kupang, Senin (9/6/2026).
Kupang, KemenP2MI (9/6) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Nusa Tenggara Timur (BP3MI NTT) bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Jerman menyelenggarakan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dengan menggandeng lembaga pendidikan tinggi di Hotel Harper Kupang, Senin (9/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses informasi dan peluang kerja formal bagi masyarakat NTT di Jerman, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penempatan Pekerja Migran Indonesia asal NTT pada sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan dan kompetensi khusus.
Kepala BP3MI Nusa Tenggara Timur, Suratmi Hamida, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mengembangkan kompetensi diri sehingga kualitas anak NTT dapat diperhitungkan di dalam maupun di luar negeri.
“Masyarakat NTT jangan mau jadi tamu dalam rumah sendiri. Kita harus memiliki kemampuan yang bisa kita tawarkan kepada dunia kerja sehingga dapat bersaing merebut peluang-peluang kerja yang ada, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Suratmi.
Suratmi selaku narasumber utama, dalam paparannya menekankan pentingnya proses bermigrasi secara aman bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.
“Calon Pekerja Migran Indonesia diimbau agar lebih cermat dalam mencari informasi, memahami prosedur penempatan yang sesuai ketentuan, melengkapi dokumen secara legal, meningkatkan kompetensi dan keterampilan kerja, serta memastikan keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari risiko penipuan, eksploitasi, maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” tegasnya.
Dalam sesi pemaparan materi lanjutan, narasumber dari GIZ menjelaskan mengenai lowongan kerja formal di Jerman dan program Ausbildung, yaitu program pendidikan dan pelatihan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan praktik kerja langsung di perusahaan. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh keterampilan kerja, pengalaman profesional, serta sertifikasi yang diakui di Jerman.
Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan mitra internasional, diharapkan semakin banyak tenaga kerja asal Nusa Tenggara Timur yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan untuk bekerja di luar negeri secara prosedural, aman, dan terlindungi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, dan daerah.
Sosialisasi ini dihadiri berbagai lembaga pendidikan tinggi di Kota Kupang, antara lain Universitas San Pedro, Universitas Kristen Artha Wacana, Institut Agama Kristen Negeri Kupang, STIKES Maranatha, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Citra Bangsa, Universitas Widya Mandira, serta instansi dan lembaga terkait lainnya. **(Humas/BP3MI NTT)