Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Kalsel Hadiri Job Fair Kalimantan Selatan 2026, Edukasi Masyarakat tentang Peluang Kerja Luar Negeri Aman

-

00.08 6 August 2026 187

Job Fair Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Banjarbaru, KP2MI (6/8) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Selatan terus memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai peluang bekerja di luar negeri melalui jalur resmi. Upaya tersebut dilakukan melalui partisipasi dalam Job Fair Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Turut hadir Tenaga Ahli Madya Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Gusti Komarudinsyah, Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia Abri Danar Prabawa, Kepala BP3MI Kalimantan Selatan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan.

Usai pembukaan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan bersama rombongan meninjau stan BP3MI Kalimantan Selatan/KP2MI. Stan tersebut memberikan layanan konsultasi mengenai peluang kerja di luar negeri, prosedur penempatan resmi, persyaratan bekerja di berbagai negara tujuan, serta edukasi mengenai pentingnya menghindari penempatan pekerja migran secara ilegal.

Sepanjang pelaksanaan job fair, stan BP3MI menjadi salah satu titik layanan yang mendapat perhatian pengunjung. Banyak pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai peluang kerja di luar negeri, mekanisme penempatan yang sesuai ketentuan, hingga bentuk pelindungan yang diberikan pemerintah kepada pekerja migran Indonesia.

Kepala BP3MI Kalimantan Selatan, Ady Eldiwan menegaskan bahwa partisipasi BP3MI dalam Job Fair Kalimantan Selatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan informasi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya memilih jalur penempatan yang resmi.

”Upaya edukasi ini menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko penempatan non-prosedural yang berpotensi merugikan pekerja migran Indonesia,” ujarnya.

Melalui kehadiran pada kegiatan seperti job fair, KP2MI berharap semakin banyak masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai prosedur bekerja di luar negeri, memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pekerja migran, serta mampu mengambil keputusan secara tepat sebelum berangkat bekerja ke luar negeri.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya KP2MI untuk menghadirkan pelindungan yang menyeluruh, mulai dari penyediaan informasi, peningkatan kompetensi, proses penempatan, hingga pelindungan selama bekerja di negara tujuan.

“Dengan semakin luasnya akses masyarakat terhadap informasi yang akurat, diharapkan semakin banyak pekerja migran Indonesia yang berangkat melalui jalur resmi, aman, dan terlindungi,” pungkas Ady. **(Humas/BP3MI Kalimantan Selatan)