Saturday, 17 October 2026
logo

Berita

Berita Utama

Kick-off SMK Go Global, BP3MI Sulawesi Tenggara Perkuat Kesiapan Calon Pekerja Migran Tembus Pasar Kerja Global

-

00.08 27 August 2026 744

BP3MI Sulawesi Tenggara laksanakan kick-off SMK Go Global di Kendari, Rabu (27/8/2026).

Kendari, KP2MI (27/8) – Langkah menuju pasar kerja luar negeri semakin nyata. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara turut ambil bagian dalam Kick-off SMK Go Global, sebuah program strategis yang mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas (SMA), maupun masyarakat umum agar lebih siap, kompeten, dan percaya diri memasuki dunia kerja internasional.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Hotel Plaza Kubra, Kendari.

Agenda tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala UPTD Balai Pelatihan Kerja Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari.

Selain itu, kegiatan turut dihadiri oleh lembaga penyelenggara, Pimpinan PT Timur Jaya Lestari, Pimpinan PT Nusa Sinar Makmur Cabang Provinsi Sulawesi Tenggara, serta para peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Tahun 2026.

Momentum utama kegiatan ditandai dengan peluncuran Asta Mandala SMK Go Global oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, bersama Pimpinan Satgas SMK Go Global. Peluncuran tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan peserta SMK Go Global.

Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, menyampaikan bahwa SMK Go Global menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.

"SMK Go Global bukan hanya tentang bekerja ke luar negeri, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi, keterampilan, mental, dan pemahaman yang cukup sehingga mampu bersaing serta bekerja secara prosedural, aman, dan terlindungi," ujar La Ode Askar.

Askar juga menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, lembaga pelatihan, dunia usaha dan dunia industri, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan peserta memperoleh pembekalan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pekerja migran.

Melalui Kick-off SMK Go Global, BP3MI Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem penyiapan CPMI dari daerah. Program ini diharapkan mampu membuka peluang yang semakin luas bagi lulusan SMK untuk mengembangkan kompetensi dan mengambil kesempatan kerja di luar negeri.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan Program SMK Go Global di Sulawesi Tenggara, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, siap kerja, siap bersaing, dan terlindungi untuk bekerja di luar negeri.* (Humas/BP3MI Sulawesi Tenggara)