Saturday, 17 October 2026
logo

Berita

Berita Utama

Hadiri Konawe Job Fair 2026, BP3MI Sultra Sosialisasikan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Prosedural

-

00.08 15 August 2026 447

Konawe Job Fair 2026, Peluang BP3MI Sultra Sosialisasikan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Prosedural, (15/08/2026).

Konawe, KP2MI (15/8) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara menghadiri pembukaan Konawe Job Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe, di Area Utama Job Fair Konawe, Pelataran MTQ Kabupaten Konawe.

Konawe Job Fair 2026 berlangsung selama dua hari, mulai tanggal (12-13/08/2026) dengan menghadirkan lebih dari seribu lowongan pekerjaan dari tiga puluh satu perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, kesempatan kerja tersebut terbuka bagi masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe, Yusran Akbar, menyampaikan bahwa Job fair merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha

“Konawe Job Fair 2026 merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menghadirkan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam upaya menekan angka pengangguran,” ujar Yusran Akbar

Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, mengatakan kehadiran BP3MI Sultra dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan dunia usaha, khususnya dalam memberikan informasi mengenai peluang kerja, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri melalui jalur yang aman, resmi, dan sesuai prosedur

“Kami berdiskusi bersama Bupati Konawe mengenai pengembangan Program SMK Go Global. Program ini merupakan salah satu direktif Presiden yang dinilai strategis dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan SMK agar siap memasuki pasar kerja nasional maupun luar negeri. Melalui program ini, para siswa dibekali keterampilan, kemampuan bahasa asing, karakter kerja, serta pemahaman budaya dan prosedur kerja di luar negeri,” ujar Askar

Selain itu, BP3MI Sulawesi Tenggara mendorong Pemerintah Kabupaten Konawe untuk membangun dan/atau mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat peningkatan kompetensi masyarakat, termasuk bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Pengembangan BLK diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti manufaktur, hospitality, caregiver, welder, perikanan, konstruksi, dan bidang keterampilan lainnya

“Kami mendorong pengembangan BLK yang sesuai kebutuhan pasar kerja agar masyarakat Konawe memiliki kompetensi dan keterampilan yang semakin baik, termasuk untuk mengisi peluang kerja di luar negeri,” Tutup La Ode Askar **(Humas/BP3MI Sultra).