Saturday, 17 October 2026
logo

Berita

Berita Utama

Gelar Rapat Koordinasi Satgas SMK Go Global, KP2MI Pastikan Program Direktif Presiden Berjalan Efektif

-

00.08 13 August 2026 373

Gelar Rapat Koordinasi Satgas SMK Go Global, KP2MI Pastikan Program Direktif Presiden Berjalan Efektif, Kamis (13/8/26)

‎Jakarta, KP2MI (13/8) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas Program SMK Go Global. ‎

Digelar Kamis (13/8) di Kantor KP2MI, Rapat Koordinasi ini menjadi forum bersama untuk melihat dinamika pelaksanaan Program SMK Go Global, sekaligus menyusun langkah penyempurnaan agar program berjalan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja global.

‎Sekretaris Jenderal KP2MI, Komjen Pol. Dwiyono, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai tahapan pelaksanaan Program SMK Go Global, termasuk proses pendaftaran peserta pada tahap awal.

"Forum rapat bersama ini dalam rangka kita mengevaluasi sekaligus melihat dinamika perkembangan pelaksanaan SMK Go Global. Kita duduk bersama untuk menyempurnakan pelaksanaan program ini agar dapat berjalan sesuai dengan harapan Bapak Presiden, masyarakat, dan terutama Pekerja Migran Indonesia," ujar Dwiyono.

Dwiyono menjelaskan, pendaftaran Program SMK Go Global batch pertama telah dibuka mulai 12 Agustus hingga 16 Agustus 2026. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.733 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut.

‎"Alhamdulillah, sejak pendaftaran dibuka respons masyarakat sangat antusias. Kami berharap pelaksanaan batch pertama ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh target yang telah ditetapkan dapat terpenuhi," katanya.

Menurut Dwiyono, Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

‎Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus memberikan pendampingan dan dukungan dalam pelaksanaan program, khususnya Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), serta seluruh pihak terkait lainnya,

"Kami sangat berterima kasih karena selama ini Kemenko PM, terutama Bapak Deputi, Bapak Staf Khusus, serta dari DJA terus mendampingi kami melakukan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan SMK Go Global ini," ungkapnya.

Dwiyono menegaskan bahwa pelaksanaan Program SMK Go Global merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. ‎ ‎Menurutnya, seluruh jajaran KP2MI membuka ruang pengawasan dan evaluasi sebagai bagian dari upaya penyempurnaan program.

"Sesuai arahan Bapak Menteri P2MI, tugas mulia ini harus diniatkan sebagai amal ibadah. Kami membuka diri dalam pengawasan untuk kebaikan bersama karena ini merupakan langkah awal yang tentunya masih membutuhkan penyempurnaan," tegasnya.

‎Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sebagai program prioritas nasional, SMK Go Global membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kemampuan mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan untuk bekerja secara profesional di luar negeri.

Melalui Rapat Koordinasi Satuan Tugas Program SMK Go Global ini, KP2MI bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, melakukan evaluasi berkala, serta memastikan program berjalan secara efektif, transparan, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas calon Pekerja Migran Indonesia.**(Humas)