Career Day di Pasuruan, P4MI Malang Dorong Siswa Siapkan Diri ke Pasar Kerja Global
-
Koordinator P4MI Malang, Guntar Sabhara, menjadi narasumber pada acara Career Day di SMK Negeri 1 Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/9/2026).
Pasuruan, KP2MI (10/9) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Career Day bertema “Connecting Talent With Industry: Menjembatani Talenta SMK/SMA/MA Menuju Dunia Kerja” di SMK Negeri 1 Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan mendukung terwujudnya lulusan yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing global. Career Day diselenggarakan oleh Disnaker Kabupaten Pasuruan melalui FBKK, MKKS, dan HR Club Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan berbagai unsur dunia industri dan pemangku kepentingan ketenagakerjaan.
Kegiatan diikuti siswa kelas XII jenjang SMK, SMA, dan MA se-Kabupaten dan Kota Pasuruan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan pelaksanaan oleh Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan Drs. Rachmat Syarifudin, sambutan Manajer Save The Children Woro Wirianti, serta sambutan sekaligus pembukaan oleh Bupati Kabupaten Pasuruan HM Rusdi Sutejo.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi coaching bersama mitra industri dalam kelas-kelas kecil dan talkshow dengan sejumlah narasumber. P4MI Malang hadir dalam Talkshow 2 untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai peluang kerja luar negeri dan pentingnya mempersiapkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Koordinator P4MI Malang, Guntar Sabhara, selaku narasumber menyampaikan materi mengenai pelindungan PMI, peluang kerja luar negeri secara prosedural, skema penempatan PMI, Program SMK Go Global, serta Program Pelatihan/Peningkatan Kapasitas PMI yang diselenggarakan BP3MI Jawa Timur pada 2026.
Guntar menyampaikan bahwa siswa SMK, SMA, dan MA perlu mendapatkan informasi yang tepat mengenai berbagai pilihan karier, termasuk peluang bekerja di luar negeri. Menurutnya, pemahaman sejak dini penting agar calon tenaga kerja dapat mempersiapkan kompetensi sekaligus memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara aman.
“Anak-anak harus mulai mengenal pilihan karier sejak sekarang, termasuk peluang bekerja ke luar negeri. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kesiapan kompetensi dan pemahaman mengenai prosedur penempatan. Jangan sampai karena tergiur informasi pekerjaan, justru memilih jalur yang tidak resmi dan berisiko,” ujar Guntar.
Lebih lanjut, Guntar memperkenalkan Program SMK Go Global sebagai salah satu sarana bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebelum memasuki pasar kerja global. Program tersebut diharapkan dapat mempersiapkan lulusan pendidikan menengah agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, P4MI Malang juga menjelaskan skema penempatan PMI, persyaratan, proses penempatan, serta aspek pelindungan yang menjadi hak setiap PMI. Para peserta turut diberikan pemahaman mengenai risiko penempatan nonprosedural, seperti penipuan, eksploitasi, hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Keikutsertaan BP3MI Jawa Timur melalui P4MI Malang dalam Career Day menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai peluang kerja luar negeri dan meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya migrasi aman. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai pilihan karier, terdorong meningkatkan kompetensi, serta mampu memanfaatkan peluang kerja global melalui proses yang aman dan prosedural. BP3MI Jawa Timur melalui P4MI Malang akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dunia industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung terwujudnya PMI yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing global. *(Humas/BP3MI Jawa Timur)