Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sultra dan Bapelkes Provinsi Sultra Perkuat Sinergi Pastikan Kesiapan Program SMK Go Global

-

00.07 24 July 2026 353

BP3MI Sultra dan Bapelkes Provinsi Sultra perkuat sinergi guna matangkan persiapan pelaksanaan Program SMK Go Global, Kendari, Rabu (22/7/2026)

Kendari, KP2MI (24/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sulawesi Tenggara (BP3MI Sultra) memperkuat sinergi dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara guna mematangkan persiapan pelaksanaan Program SMK Go Global. Kepastian tersebut diperoleh usai dilakukannya kegiatan koordinasi dan evaluasi kesiapan sarana-prasarana pendukung pelatihan di Bapelkes Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (22/7/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas pembekalan kompetensi bagi calon pekerja migran siap digunakan secara optimal.

Tim BP3MI Sultra diterima langsung oleh Kepala Seksi Penunjang Pelatihan Bapelkes Sultra, Yanto Anggo. Pertemuan tersebut membahas skema koordinasi, mekanisme penggunaan fasilitas, hingga strategi peningkatan kualitas keterampilan bagi para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan terjun ke pasar kerja internasional.

Dalam keterangannya, Yanto menyampaikan bahwa Bapelkes Sultra saat ini telah rutin menyelenggarakan pelatihan caregiver (perawat lansia/pendamping). Pengalaman ini menjadi nilai tambah yang sangat relevan untuk menunjang kebutuhan Program SMK Go Global, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan dan perawatan.

“Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program SMK Go Global. Kami memiliki fasilitas yang memadai dan rekam jejak pengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan, termasuk modul caregiver. Diharapkan kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi para peserta,” ujar Yanto.

Saat ini, Bapelkes Sultra dilengkapi dengan 70 kamar asrama yang sangat representatif untuk mendukung sistem pelatihan berasrama (boarding school). Selain itu, terdapat lima ruang kelas dengan kapasitas fleksibel mulai dari 25 hingga 50 peserta per kelas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan alokasi peserta pelatihan.

Sementara itu, Tim BP3MI Sultra melalui tim evaluasinya mengonfirmasi bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki Bapelkes Sultra telah memenuhi standar kelayakan untuk program vokasi internasional.

Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Sultra, Rusli, menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur pelatihan sebagai fondasi utama dalam menciptakan tenaga kerja Indonesia yang berdaya saing tinggi dan tepercaya di luar negeri.

“Kesiapan sarana dan prasarana merupakan kunci keberhasilan Program SMK Go Global. Melalui kolaborasi strategis dengan Balai Pelatihan Kesehatan Sultra, kami optimistis seluruh tahapan pelatihan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas calon pekerja migran asal Sultra,” tegas Rusli.

Program SMK Go Global ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi lulusan kejuruan daerah untuk menembus pasar kerja global secara legal, terampil, dan terlindungi. Melalui sinergi antar-lembaga ini, BP3MI Sultra dan Bapelkes Sultra berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di kancah internasional. **(Humas/BP3MI Sulawesi Tenggara)