BP3MI Sulawesi Tenggara Perkuat Sinergi dengan LPK dan Mitra Pendidikan untuk Sukseskan Program SMK Go Global
-
BP3MI Sulawesi Tenggara menggelar rapat dengan perwakilan LPK dan Mitra Pendidikan, pada Jumat (10/7/2026),
Kendari, KP2MI (15/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara menggelar rapat koordinasi bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dan mitra pendidikan dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Program SMK Go Global.
Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026), bertempat di Ruang Rapat Kantor BP3MI Sulawesi Tenggara dan dihadiri oleh jajaran BP3MI Sultra, perwakilan LPK dan Mitra Pendidikan.
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, menegaskan bahwa Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan lulusan SMK yang kompeten dan sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri melalui peningkatan keterampilan teknis, kemampuan bahasa asing, serta sertifikasi kompetensi.
"Program SMK Go Global bukan hanya menyiapkan lulusan untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki keterampilan sesuai standar global. Sinergi antara pemerintah, LPK dan mitra pendidikan menjadi faktor utama dalam keberhasilan program ini," ujar La Ode Askar.
Askar, juga menambahkan bahwa target peserta pelatihan Program SMK Go Global ditetapkan sekitar 500 orang dengan mempertimbangkan kesiapan lembaga pelatihan, ketersediaan instruktur, serta kebutuhan pasar kerja luar negeri. Pelatihan Program SMK Go Global akan dimulai pada Agustus 2026 dan direncanakan berlanjut hingga tahun 2029.
Sementara itu, perwakilan LPK Funtastic English Center, Samsuddin Sams, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Program SMK Go Global. Menurutnya, program ini menjadi peluang bagi lembaga pelatihan untuk berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.
"Kami menyambut baik Program SMK Go Global sebagai kesempatan bagi LPK untuk berkolaborasi menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar internasional," ujar Samsuddin.
Sebagai tindak lanjut, BP3MI Sulawesi Tenggara akan memperkuat kerja sama dengan LPK di dalam maupun luar daerah, dunia usaha dan dunia industri, serta kementerian terkait untuk mendukung penyediaan instruktur, pelaksanaan sertifikasi, dan peningkatan kapasitas lembaga pelatihan.
Tim teknis BP3MI Sulawesi Tenggara juga akan melakukan inventarisasi, verifikasi, pendampingan, serta koordinasi dengan LPK dan para pemangku kepentingan guna memastikan seluruh tahapan persiapan Program SMK Go Global berjalan sesuai rencana.
"Kami ingin memastikan setiap lembaga pelatihan yang terlibat benar-benar siap menghasilkan lulusan yang kompeten dan memenuhi standar penempatan internasional. Melalui pendampingan, koordinasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan. Kami optimistis Program SMK Go Global dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda Sulawesi Tenggara di pasar kerja global," tutup La Ode Askar. **(Humas/BP3MI Sulawesi Tenggara)