BP3MI Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan dengan LPK Yawata Perkuat Kompetensi Bahasa Jepang Calon Pekerja Migran Indonesia
-
BP3MI Sulawesi Selatan Jajaki Kemitraan dengan LPK Yawata Perkuat Kompetensi Bahasa Jepang Calon Pekerja Migran Indonesia
Gowa, KP2MI (7/8) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan terus memperluas kemitraan dengan lembaga pelatihan sebagai upaya meningkatkan kualitas calon pekerja migran Indonesia. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dan penjajakan kerja sama dengan LPK Yawata Edukasi Senter di Kabupaten Gowa, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan BP3MI Sulawesi Selatan terhadap implementasi Program SMK Go Global, khususnya dalam memperkuat kompetensi Bahasa Jepang sebagai salah satu keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja internasional.
Rombongan BP3MI Sulawesi Selatan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Yawata Edukasi Senter, Syarifuddin. Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan bahasa asing yang selaras dengan kebutuhan negara tujuan penempatan, khususnya Jepang.
Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menciptakan pekerja migran Indonesia yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global.
"Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam menciptakan pekerja migran Indonesia yang kompeten dan profesional. Melalui sinergi dengan lembaga pelatihan seperti LPK Yawata Edukasi Senter, kami ingin memastikan calon pekerja migran Indonesia, khususnya yang akan bekerja di Jepang, memiliki kemampuan bahasa, pemahaman budaya kerja, serta karakter disiplin yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di negara tujuan," ujarnya.
Menurut Fanny, penguasaan Bahasa Jepang tidak hanya menjadi nilai tambah, tetapi juga merupakan kompetensi penting yang mendukung keberhasilan penempatan pekerja migran Indonesia secara prosedural.
"Kami percaya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pelatihan akan menghasilkan pekerja migran Indonesia yang lebih siap, lebih terlindungi, dan memiliki daya saing tinggi. Karena itu, BP3MI Sulawesi Selatan akan terus memperluas kemitraan dengan lembaga pelatihan, satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas penempatan serta pelindungan pekerja migran Indonesia sejak sebelum keberangkatan," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Yawata Edukasi Senter, Syarifuddin, menyambut baik inisiatif BP3MI Sulawesi Selatan dalam membangun sinergi dengan lembaga pelatihan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas calon pekerja migran Indonesia melalui pelatihan Bahasa Jepang yang terstruktur.
Dalam kesempatan tersebut, LPK Yawata Edukasi Senter memaparkan profil lembaga serta pengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan Bahasa Jepang bagi calon tenaga kerja maupun peserta yang akan melanjutkan pendidikan di Jepang. Selain pembelajaran bahasa, peserta juga dibekali pemahaman mengenai budaya kerja, etika, kedisiplinan, dan kebiasaan hidup masyarakat Jepang sebagai bekal memasuki dunia kerja internasional.
Sebagai tindak lanjut, BP3MI Sulawesi Selatan dan LPK Yawata Edukasi Senter sepakat memperkuat komunikasi untuk menjajaki kerja sama dalam berbagai program peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia, khususnya pelatihan Bahasa Jepang. LPK Yawata juga menyatakan kesiapan menjadi mitra pelatihan dalam mendukung lahirnya pekerja migran Indonesia yang memiliki kompetensi bahasa, keterampilan, dan daya saing sesuai kebutuhan pasar kerja Jepang.
Melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan, BP3MI Sulawesi Selatan berkomitmen terus meningkatkan kualitas dan pelindungan pekerja migran Indonesia sejak tahap persiapan hingga penempatan. Langkah tersebut diharapkan mampu mencetak pekerja migran Indonesia yang profesional, kompeten, adaptif, dan siap bersaing di pasar kerja global.**(Humas BP3MI Sulawesi Selatan)