BP3MI Kepulauan Riau Gandeng Tokoh Agama Perkuat Gernas Migran Aman di Tanjungpinang
-
BP3MI Kepulauan Riau Gandeng Tokoh Agama Perkuat Gernas Migran Aman di Tanjungpinang
Tanjungpinang, KP2MI (29/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau terus memperluas jangkauan edukasi masyarakat melalui kolaborasi dengan tokoh agama dalam mendukung Gerakan Nasional Migran Aman (Gernas Migran Aman). Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Hikmah dan Forum Komunikasi Mubaligh Kota Tanjungpinang pada Selasa (28/7).
Dalam pertemuan tersebut, DKM Masjid Agung Al-Hikmah menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Gernas Migran Aman. Edukasi mengenai migrasi aman dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia akan disampaikan kepada masyarakat melalui kajian rutin serta mimbar khutbah Jumat yang dibawakan para ustaz dan mubaligh.
Untuk memperkuat implementasi program, BP3MI Kepulauan Riau juga berkoordinasi dengan Pengurus Forum Komunikasi Mubaligh Kota Tanjungpinang, Ustaz Fadoly. Dalam pertemuan tersebut disepakati penyusunan materi mengenai pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai bahan khutbah Jumat agar pesan mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri secara prosedural dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol. Imam Riyadi, mengatakan rumah ibadah dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman.
"Rumah ibadah dan tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat. Melalui mimbar khutbah dan kajian keagamaan, pesan tentang pentingnya menjadi Migran Aman dan bekerja ke luar negeri secara prosedural dapat disampaikan dengan lebih efektif, menyejukkan, dan mudah diterima," ujarnya.
Imam menambahkan, BP3MI Kepulauan Riau akan menyiapkan data dan perkembangan terkini mengenai penanganan WNI dan Pekerja Migran Indonesia sebagai bahan penyusunan materi khutbah.
"Data dan fakta lapangan yang kami sampaikan diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada masyarakat mengenai tantangan serta upaya pemerintah dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia. Kami ingin masyarakat semakin memahami hak-haknya dan tidak mudah terpengaruh bujuk rayu calo maupun sindikat penempatan nonprosedural," tambahnya.
Melalui sinergi antara BP3MI Kepulauan Riau, DKM Masjid Agung Al-Hikmah, dan Forum Komunikasi Mubaligh Kota Tanjungpinang, Gernas Migran Aman diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat untuk memilih jalur penempatan yang aman dan prosedural, sekaligus mendukung terwujudnya pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang lebih optimal. *(Humas/BP3MI Kepulauan Riau)