BP3MI Kepulauan Riau Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Gagal Bekerja Asal Sumsel dari Malaysia
-
BP3MI Kepulauan Riau fasilitasi penjemputan dan pemulangan pekerja migran gagal bekerja ke Malaysia asal Sumatera Selatan, Rabu (29/7/2026).
Batam, KP2MI (30/7) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau memfasilitasi penjemputan dan pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia gagal bekerja bernama Evi Novita (39) asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, pada Rabu (29/7/2026).
Pemulangan PMI tersebut merupakan hasil koordinasi erat antara Perwakilan RI di Malaysia, yaitu Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, bersama unsur instansi terkait di Pelabuhan Batam Center.
Pekerja yang bersangkutan diketahui berangkat ke Malaysia secara resmi menggunakan skema Private to Private (P2P) sejak Oktober 2024 dan terdaftar memiliki E-KP2MI di sistem SISKOP2MI. Namun, selama bekerja di Malaysia, ia mengalami ketidaksesuaian beban kerja pada majikan pertama maupun majikan kedua, hingga akhirnya memutuskan melapor ke instansi terkait untuk meminta bantuan pemulangan.
Setibanya di Pelabuhan Internasional Batam Center menggunakan Kapal MV. Oceanna 7 pada pukul 10.30 WIB, petugas lintas instansi, terdiri dari BP3MI, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), Imigrasi, Bea Cukai, serta BP Batam, langsung melakukan pendampingan, pemeriksaan kesehatan, dan penyelesaian administrasi kepabeanan.
Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol Imam Riyadi, menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir mendampingi seluruh pekerja migran, baik yang berangkat secara prosedural maupun yang menghadapi kendala di negara penempatan.
"Kami memastikan negara hadir memberikan pelindungan menyeluruh bagi para pekerja migran kita. Meskipun saudari Evi Novita mengalami kendala pekerjaan di Malaysia, karena beliau berangkat secara prosedural dan terdata di SISKOP2MI, proses koordinasi dan pemulangannya dapat berjalan lancar. Petugas di lapangan telah memfasilitasi mulai dari kedatangan di pelabuhan hingga pengantaran ke Bandara Hang Nadim untuk melanjutkan penerbangan ke daerah asalnya di Sumatera Selatan," ujarnya.
Seusai melewati seluruh tahapan prosedur pemeriksaan di pelabuhan, PMI tersebut langsung diantar menuju Bandara Hang Nadim Batam untuk kembali ke kampung halamannya di Desa Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.* (Humas BP3MI/Kepulauan Riau)