BP3MI Kepulauan Riau Dorong Desa Toapaya Selatan Menjadi Percontohan Desa Migran Emas
-
BP3MI Kepulauan Riau Dorong Desa Toapaya Selatan Menjadi Percontohan Desa Migran Emas
Bintan, KP2MI (9/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau terus memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia hingga ke tingkat desa melalui kegiatan Sambang Desa yang dilaksanakan di Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari akselerasi Program Desa Migran Emas dan Gerakan Nasional Migran Aman yang menjadi program prioritas Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam membangun sistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia berbasis komunitas.
Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol. Imam Riyadi, S.I.K., M.H., mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia secara nonprosedural sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja migran.
"Desa Toapaya Selatan memiliki potensi yang besar. Saat ini terdapat tiga warga desa yang bekerja di luar negeri secara prosedural. Kami mengusulkan desa ini menjadi salah satu percontohan Desa Migran Emas di Kepulauan Riau. Melalui program ini, kami tidak hanya ingin memastikan masyarakat berangkat bekerja secara aman dan prosedural, tetapi juga mendorong Pekerja Migran Indonesia purna beserta keluarganya mampu mengembangkan usaha produktif melalui pengelolaan remitansi yang baik," kata Imam Riyadi.
Menurut Imam, Program Desa Migran Emas dirancang untuk membangun ekosistem desa yang edukatif, maju, aman, dan sejahtera melalui penguatan kelembagaan desa, penyebarluasan edukasi migrasi aman, pencegahan praktik penempatan nonprosedural dan tindak pidana perdagangan orang, hingga pengembangan ekosistem pembelajaran bahasa asing sebagai bekal masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelindungan Pekerja Migran Indonesia tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala Desa Toapaya Selatan, Suhendra, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Desa Migran Emas di wilayahnya.
Menurutnya, Pemerintah Desa Toapaya Selatan siap berkolaborasi dengan BP3MI Kepulauan Riau dalam memperkuat sosialisasi migrasi aman, mencegah praktik penempatan nonprosedural, serta mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi Pekerja Migran Indonesia purna dan keluarganya.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Toapaya Selatan bergabung dalam Grup Koordinasi Desa Migran Emas Kepulauan Riau yang akan menjadi media komunikasi, koordinasi, dan pemantauan pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan Sambang Desa ini, BP3MI Kepulauan Riau berharap semakin banyak desa yang berperan aktif dalam membangun tata kelola migrasi yang aman, memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia sejak sebelum keberangkatan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja migran sebagai bagian dari upaya mewujudkan Migran Aman, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. **(Humas BP3MI Kepulauan Riau)