Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Kepri Fasilitasi Pemulangan 34 Pekerja Migran Indonesia ke Daerah Asal 

-

00.07 2 July 2026 185

BP3MI Kepri Fasilitasi Pemulangan 34 Pekerja Migran Indonesia ke Daerah Asal 

Batam, KP2MI (2/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau memfasilitasi pemulangan 34 Pekerja Migran Indonesia Deportasi dan Pencegahan ke daerah asal melalui Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Harbour Bay, dan Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, Kota Batam, Rabu (01/07/2026).

Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol Imam Riyadi menyampaikan bahwa seluruh proses fasilitasi berjalan dengan aman dan lancar berkat koordinasi yang solid di lapangan.

"Pemulangan ini merupakan bagian dari tugas pemulangan dan pelindungan negara terhadap para pekerja migran yang terjaring dalam proses pencegahan, untuk memastikan mereka dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, arus kepulangan pekerja migran Indonesia didominasi melalui jalur udara di Bandara Internasional Hang Nadim dengan total 20 orang. Para Pekerja Migran Indonesia tersebut diterbangkan menggunakan beberapa maskapai komersial menuju daerah asal, dengan rincian 12 orang menuju Surabaya, 5 orang menuju Lombok, 2 orang menuju Semarang, dan 1 orang menuju Jakarta.

Sementara itu, pemantauan di jalur laut mencatat sebanyak 14 orang pekerja migran Indonesia bertolak melalui dua pelabuhan berbeda di Batam. Sebanyak 5 orang pekerja migran dilaporkan bertolak menuju Tanjung Balai Karimun melalui Pelabuhan Harbour Bay. Di tempat terpisah, 9 orang pekerja migran Indonesia menaiki Kapal Motor (KM) Kelud dari Pelabuhan Bintang 99 Batuampar dengan tujuan akhir Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Secara keseluruhan, mobilitas kepulangan 34 pekerja migran Indonesia yang melintasi wilayah perbatasan Kepulauan Riau ini dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala berarti di lapangan.

BP3MI Kepulauan Riau menegaskan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di bandara maupun pelabuhan demi memberikan pelayanan pelindungan yang optimal bagi para "Pejuang Devisa" yang kembali ke tanah air. *(Humas BP3MI Kepri)