BP3MI Kepri Fasilitasi Pemulangan 21 Pekerja Migran Indonesia Hasil Pencegahan ke Daerah Asal
-
BP3MI Kepri fasilitasi kepulangan 21 Pekerja Migran hasil pencegahan keberangkatan non-prosedural, Batam, Kamis (23/7/2026)
Batam, KP2MI (24/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kepulauan Riau (BP3MI Kepri) kembali memfasilitasi kepulangan sebanyak 21 Pekerja Migran Indonesia hasil pencegahan keberangkatan non-prosedural ke daerah asal masing-masing pada Kamis (23/7/2026).
Proses pemulangan dipusatkan melalui dua titik keberangkatan utama di Kota Batam, yakni Bandara Internasional Hang Nadim dan Pelabuhan Domestik Sekupang.
Dari total 21 pekerja migran yang difasilitasi, sebanyak 18 orang dipulangkan melalui jalur udara via Bandara Hang Nadim dengan berbagai kota tujuan, meliputi tujuh orang tujuan Surabaya dengan penerbangan Lion Air JT 972, enam orang tujuan Semarang (lima orang dengan penerbangan Citilink QG 941/QG 792 transit Jakarta dan satu orang via Lion Air JT 373/Batik Air ID 6362 transit Jakarta), dua orang tujuan Palembang dengan penerbangan Lion Air JT 247, dua orang tujuan Pontianak dengan penerbangan Lion Air JT 988, dan satu orang tujuan Pangkal Pinang dengan penerbangan Batik Air ID 6865/Super Air Jet IU 818 transit Jakarta.
Sementara itu, 3 orang lainnya dipulangkan melalui jalur laut via Pelabuhan Domestik Sekupang menuju Dumai pada pukul 07.00 WIB.
Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Imam Riyadi menegaskan bahwa pemulangan ini merupakan komitmen berkelanjutan negara dalam memberikan pelindungan optimal dari hulu hingga hilir, sekaligus menyelamatkan warga negara dari potensi penempatan kerja non-prosedural di luar negeri.
"Fasilitasi pemulangan ini adalah bentuk hadirnya negara untuk memastikan saudara-saudara kita yang berhasil dicegah dari pemberangkatan non-prosedural dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan selamat. Kami terus memperketat pengawasan di titik-titik perbatasan serta memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk menekan angka pemberangkatan pekerja migran secara tidak sah," ungkapnya.
Seluruh rangkaian proses pendampingan dan fasilitasi pemulangan tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga para pekerja migran Indonesia diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing. ** (Humas/BP3MI Kepulauan Riau)