BP3MI Jawa Timur Kenalkan Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman kepada Siswa Sekolah Rakyat di Malang
-
BP3MI Jawa Timur Kenalkan Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman kepada Siswa Sekolah Rakyat di Malang
Malang, KP2MI (10/6) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Malang melaksanakan sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migrasi aman di Sekolah Rakyat Menengah Atas 22 Kota Malang, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 69 siswa kelas X tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah Wita Zarowi bersama Wakil Ketua II Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Ahmad Juhari beserta jajaran guru. Para peserta merupakan angkatan pertama Sekolah Rakyat Menengah Atas 22 Kota Malang.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya penyebarluasan informasi mengenai peluang bekerja di luar negeri secara prosedural sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya migrasi aman sejak dini kepada para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, tim P4MI Malang memaparkan berbagai informasi mengenai peluang kerja luar negeri, skema penempatan Pekerja Migran Indonesia, serta pentingnya memahami prinsip-prinsip migrasi aman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Penelaah Teknis Kebijakan BP3MI Jawa Timur, Gilang Marga Adhita, mengatakan informasi mengenai peluang kerja luar negeri perlu diperkenalkan sejak bangku sekolah agar para siswa memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
“Peluang kerja luar negeri secara prosedural perlu dikenalkan sejak sekarang agar para siswa dapat mempersiapkan persyaratan bekerja di luar negeri sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, baik dari sisi kompetensi yang dibutuhkan maupun persiapan administrasi yang diperlukan. Harapannya, bekerja di luar negeri dapat menjadi salah satu pilihan karier yang dipertimbangkan oleh para siswa setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Gilang.
Menurutnya, pengenalan peluang kerja internasional sejak dini juga dapat membuka wawasan para siswa mengenai berbagai alternatif pekerjaan yang layak dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memetakan minat awal siswa terhadap peluang bekerja di luar negeri. Mayoritas peserta yang berasal dari kelompok masyarakat Desil 1 menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.
“Informasi mengenai peluang kerja yang aman dan prosedural menjadi bekal penting bagi para siswa untuk merencanakan masa depan mereka. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat mempersiapkan diri lebih matang dan terhindar dari berbagai risiko penempatan nonprosedural,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait persyaratan bekerja di luar negeri, negara tujuan penempatan, keterampilan yang perlu dipersiapkan, hingga bentuk pelindungan yang diberikan negara kepada Pekerja Migran Indonesia.
Melalui kegiatan ini, BP3MI Jawa Timur berharap para siswa Sekolah Rakyat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peluang kerja luar negeri yang aman dan sesuai prosedur. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan diharapkan memiliki berbagai alternatif pilihan karier, termasuk bekerja di luar negeri secara legal dan terlindungi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BP3MI Jawa Timur dalam mendukung peningkatan literasi migrasi aman bagi generasi muda agar mampu merencanakan masa depan karier secara matang, memiliki daya saing global, dan terhindar dari praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia secara nonprosedural. **(Humas/BP3MI Jawa Timur)