Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Jawa Timur Bersinergi dengan Imigrasi Pamekasan  Perkuat Gerakan Nasional Migran Aman melalui Special Talkshow Bersama

-

00.07 16 July 2026 266

BP3MI Jawa Timur Bersinergi dengan Imigrasi Pamekasan  Perkuat Gerakan Nasional Migran Aman melalui Special Talkshow Bersama

Pamekasan, KP2MI (16/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Pamekasan terus memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri secara prosedural dan aman. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran P4MI Pamekasan sebagai narasumber dalam Special Talkshow yang diselenggarakan oleh Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan pada Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara kolaboratif ini merupakan sinergi antara Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan, BP3MI Jawa Timur melalui P4MI Pamekasan, Bea Cukai, dan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui forum tersebut, masing-masing instansi menyampaikan materi sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan serta pelindungan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, P4MI Pamekasan menyampaikan materi mengenai tata cara bekerja ke luar negeri secara prosedural serta pentingnya migrasi aman. Materi yang disampaikan mencakup tahapan menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) secara legal, pentingnya melengkapi dokumen sesuai ketentuan, memilih jalur penempatan resmi, hingga memahami berbagai bentuk risiko yang dapat timbul apabila bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural.

Koordinator P4MI Pamekasan, Rendra Infan Kurnianto, dalam paparannya menegaskan masyarakat harus memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah agar memperoleh pelindungan secara menyeluruh.

"Upaya mewujudkan migrasi aman tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar-stakeholder untuk memberikan edukasi, informasi, dan pendampingan kepada masyarakat agar memahami tata cara bekerja ke luar negeri secara prosedural. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang teredukasi sehingga terhindar dari praktik penempatan ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO)," ujar Rendra.

Lebih lanjut, Rendra juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan konsultasi dan informasi yang disediakan BP3MI Jawa Timur maupun P4MI Pamekasan sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam mencegah praktik penempatan ilegal serta TPPO.

Kegiatan Special Talkshow ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BP3MI Jawa Timur dalam menggelorakan Gerakan Nasional Migran Aman melalui kolaborasi lintas sektor bersama para pemangku kepentingan. Sinergi antarlembaga diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sehingga semakin banyak calon pekerja migran yang memahami pentingnya memilih jalur penempatan yang resmi, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui kegiatan edukasi yang berkesinambungan, BP3MI Jawa Timur optimistis kesadaran masyarakat terhadap pentingnya migrasi aman akan terus meningkat. Dengan demikian, semakin banyak calon Pekerja Migran Indonesia yang dapat bekerja ke luar negeri secara prosedural, terlindungi, serta terhindar dari berbagai risiko eksploitasi maupun praktik penempatan ilegal.* (Humas/BP3MI Jawa Timur)