Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi dalam Mendukung Program SMK Go Global

-

00.07 14 July 2026 290

BP3MI DKI Jakarta memperkuat kolaborasi untuk mendukung SMK Go Global, Senin (13/7/2026)

Jakarta, KP2MI (14/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/Pekerja Migran Indonesia SMK Go Global di Aula Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam menyukseskan Program SMK Go Global melalui peningkatan kapasitas lulusan SMK agar siap ditempatkan sebagai pekerja migran Indonesia sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Rapat dihadiri oleh Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kepala BDI Jakarta, serta 38 direktur utama dan perwakilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Kegiatan dibuka oleh Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI DKI Jakarta, Adhitya Himawan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis, menyampaikan bahwa Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia merupakan program prioritas nasional yang menjadi arahan langsung Presiden Republik Indonesia. DKI Jakarta memperoleh alokasi sekitar 2.760 peserta dengan pembiayaan yang bersumber dari APBN melalui KP2MI/BP2MI.

"Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia merupakan program prioritas nasional yang mendapat arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia. Di wilayah DKI Jakarta, kami memperoleh alokasi sekitar 2.760 peserta yang seluruh pembiayaannya berasal dari APBN melalui KP2MI/BP2MI. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, serta didukung komitmen seluruh pihak agar peserta benar-benar siap hingga proses penempatan," ujar Arman Muis.

Sementara itu, Kepala BDI Jakarta, Ali Khomaini, menegaskan komitmen BDI Jakarta dalam mendukung Program SMK Go Global melalui penyediaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi calon pekerja migran Indonesia.

"BDI Jakarta siap mendukung Program SMK Go Global melalui penyediaan pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta fasilitas yang kami miliki. Kami juga siap berkolaborasi dengan BP3MI DKI Jakarta dan P3MI dalam menyusun kurikulum pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri, sehingga lulusan SMK yang dipersiapkan benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna di negara tujuan," ujar Ali Khomaini.

Dalam sesi diskusi, seluruh peserta menegaskan pentingnya kolaborasi antara BP3MI, BDI, P3MI, dan lembaga pelatihan untuk menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja dengan kurikulum pelatihan, memperkuat komitmen peserta hingga proses penempatan, serta mengoptimalkan komunikasi guna mendukung percepatan Program SMK Go Global.

Menutup kegiatan, Arman Muis mengapresiasi dukungan seluruh pihak dan menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam mencetak pekerja migran Indonesia yang kompeten dan terlindungi sejak sebelum penempatan hingga kembali ke tanah air.

"Kami mengapresiasi komitmen seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rapat koordinasi ini. Sinergi antara BP3MI, BDI, dan P3MI menjadi kunci dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja internasional. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia dapat diwujudkan secara menyeluruh, mulai dari sebelum penempatan, selama bekerja di negara tujuan, hingga setelah kembali ke tanah air sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017," tutup Arman Muis.

Rapat koordinasi ini menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat implementasi Program SMK Go Global sehingga target penempatan pekerja migran Indonesia tahun 2026 dapat dicapai melalui lulusan SMK yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bekerja di pasar kerja global. **(Humas/BP3MI DKI Jakarta)