Friday, 11 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI D.I. Yogyakarta Edukasi Peluang Kerja Luar Negeri Prosedural pada Job Fair Kota Yogyakarta 2026

-

00.07 21 July 2026 202

BP3MI D.I. Yogyakarta Edukasi Peluang Kerja Luar Negeri Prosedural pada Job Fair Kota Yogyakarta 2026

Yogyakarta, KP2MI (21/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Daerah Istimewa Yogyakarta berpartisipasi dalam Job Fair Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta pada 15–16 Juli 2026 di Politeknik LPP Yogyakarta. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai peluang bekerja ke luar negeri yang aman, legal, dan sesuai prosedur.

Melalui keikutsertaannya, BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta membuka layanan informasi dan konsultasi bagi masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri. Selama dua hari pelaksanaan, booth BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat antusiasme dari puluhan pencari kerja yang ingin memperoleh informasi mengenai peluang kerja di luar negeri.

Petugas BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan edukasi mengenai berbagai peluang kerja di luar negeri, skema penempatan Pekerja Migran Indonesia, serta tahapan dan prosedur penempatan resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai pelindungan yang diberikan pemerintah kepada Pekerja Migran Indonesia yang bekerja melalui jalur resmi.

Selain layanan konsultasi, BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta mengedukasi masyarakat mengenai risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural yang berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, termasuk menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa bekerja ke luar negeri secara prosedural merupakan langkah terbaik untuk memperoleh keamanan, kepastian hukum, serta pelindungan hak sebagai Pekerja Migran Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Kepala BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammad Ilyas Prakananda, menyampaikan bahwa Job Fair merupakan sarana strategis untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat mengenai peluang bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural.

“Melalui Job Fair ini, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai peluang bekerja ke luar negeri. Penempatan harus dilakukan secara prosedural agar Pekerja Migran Indonesia memperoleh pelindungan sejak sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air. Dengan demikian, mereka juga terhindar dari risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun penempatan nonprosedural,” ujar Ilyas.

Partisipasi BP3MI Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Job Fair ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai migrasi aman sekaligus memperluas akses informasi terhadap peluang kerja di luar negeri yang legal, aman, dan terlindungi.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak Calon Pekerja Migran Indonesia yang memilih jalur penempatan prosedural sehingga dapat bekerja dengan aman serta memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah asalnya.**(Humas/BP3MI D.I. Yogyakarta)